LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Peringati Hari Kartini, Menteri Rini kenang perjuangan ibu di masa sulit

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno berbagi kisah inspiratif di hadapan para generasi milenial. Kisah ini dibagikan dalam Talk Show bertema 'Kartini Milennials' di De Tjolomadoe, Karanganyar, Sabtu (28/4).

2018-04-29 09:00:00
Hari Kartini
Advertisement

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno berbagi kisah inspiratif di hadapan para generasi milenial. Kisah ini dibagikan dalam Talk Show bertema 'Kartini Milennials' di De Tjolomadoe, Karanganyar, Sabtu (28/4).

Menteri Rini mengatakan banyak perempuan yang mengidolakan sosok RA Kartini dan menjadikannya sebagai inspirasi hidup. Baginya, sosok Kartini yang selama ini menjadi inspirasi adalah almarhumah sang ibu.

Ibu yang memberi kekuatan Menteri Rini untuk membesarkan tiga anak, sekaligus mengemban tugas mengabdi kepada negara.

Advertisement

Perjuangan dan kegigihan sang ibu, kata Menteri Rini, terlihat saat kondisi keuangan keluarganya menurun usai sang ayah, Soemarno tak lagi menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia. Saat itu, Rini masih duduk kelas 5 bangku Sekolah Dasar (SD).

"Saat itu keluarga saya hidup pas-pasan. Padahal ayah saya mendapat tawaran mengajar di Belanda, tapi kita tidak punya uang saat itu untuk beli tiket ke sana. Pada akhirnya ibu saya menyewakan rumah kami untuk kami berangkat ke Belanda," cerita Rini.

Kemudian dalam perjalanannya, Menteri Rini berhasil mengenyam pendidikan di luar negeri. Usai itu, dia sempat menduduki beberapa jabatan di perusahaan.

Advertisement

Dia pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan Astra Internasional pada usia 31 tahun dan Direktur Utama di perusahaan yang sama saat usia 39 tahun.

"Semua itu saya awali karier saya dengan menjalani training di Citibank pada usia 24 tahun. Saya kemudian memilih belajar ilmu ekonomi karena ingin meneruskan ayah saya," cerita Rini.

Sepanjang kariernya, kepada ratusan generasi milenial, Rini mengaku telah membuktikan jika wanita mampu untuk lebih hebat dari laki-laki.

Terkait karier, Wanita kelahiran Maryland, Amerika Serikat, 9 Juni 1958 ini mengaku tidak pernah bercita-cita menjadi seorang menteri. Meski kini dia sukses menjabat sebagai menteri sebanyak dua kali, yaitu Menteri Perindustrian dan Perdagangan pada Kabinet Gotong Royong tahun 2001 hingga 2004. Saat pertama kali ditunjuk menjadi menteri, Rini berusia 42 tahun.

Kemudian Ibu tiga anak ini mendapatkan amanah dari Presiden Joko Widodo untuk menjadi Menteri BUMN sejak 2014 sampai saat ini.

Rini mengaku, dirinya merupakan Menteri BUMN terlama di bandingkan yang sebelumnya. Dalam kurun waktu 20 tahun, setidaknya sudah ada 8 menteri BUMN.

"Saya tidak pernah bercita-cita jadi menteri. Saat kecil saya justru punya cita-cita ingin jadi insinyur. Aneh kan, perempuan kok malah ingin bangun-bangun gedung, pabrik dan sebagainya, padahal kan itu identik dengan pekerjaan laki-laki. Ini tidak terlepas dari orang tua saya yang tidak membatasi saya mau belajar dalam ilmu apa saja," cerita Menteri Rini.

Kesuksesannya yang diraih saat ini, kata Menteri Rini, karena dalam hidupnya, dia selalu berorientasi kepada hasil yang maksimal dari setiap tanggung jawab yang diberikan.

Rini berpesan kepada para perempuan untuk tetap berjuang dan jangan pernah merasa rendah dibandingkan laki-laki.

"Jadi sebagai perempuan jangan pernah merasa beda atau lebih rendah dibandingkan laki-laki. Jangan itu dianggap sebagai hal yang menahan kita, justru jadikan itu kekuatan kita," pesannya.

Menteri Rini juga mengungkapkan arti sukses bagi dirinya. dIa menuturkan, sukses berarti ketika dia bisa memberikan sumbangsih terbaik bagi bangsa dan negara.

"Sukses berarti saya bisa berikan yang terbaik bagi orang-orang yang saya sayangi dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara," kata dia.

Direktur Utama Peruri Dwina Septiani juga berkesempatan untuk menjadi salah satu pembicara acara, berharap semangat yang ditularkan oleh Kartini bisa terus memotivasi wanita Indonesia untuk terus berkarya.

"Semoga semangat kartini terus bisa memotivasi wanita Indonesia untuk bisa meraih cita-citanya, memberikan yang terbaik buat negeri kita tercinta," kata Dwina.

Hal serupa juga disampaikan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi. Ira mengungkap perempuan Indonesia jangan ragu untuk bercita-cita besar dan memiliki mimpi tinggi. Karena tidak ada hal yang mustahil apabila sudah berusaha.

"Jangan pernah merasa ragu hanya karena perempuan. Karena sebenarnya semua hal itu pasti tercapai kalau punya kemauan dan rela bekerja keras," tutur Ira.

Sementara itu Plt Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, wanita Indonesia jangan takut untuk bisa menjadi sosok Kartini era modern. Sosok yang dimaksud adalah wanita yang selalu bisa berkarya di bidang pekerjaan dan tetap bisa mengurus urusan rumah tangga.

"Sosok kartini Zaman now ini yang bisa ditiru oleh wanita Indonesia. Sosok yang multitasking, bisa berkarya dalam pekerjaan namun tetap bisa mengurus rumah tangga," kata Nicke.

Reporter: Ilyas Praditya

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.