Peringati Hari Bumi, warga di Purwakarta deklarasikan kampung sampah
Sampah barang bekas dikreasikan menjadi lebih menarik.
Kampung Cikawung, Desa Taringgul Tengah, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat kampung yang mendeklarasikan sebagai kampung peduli sampah.
Para warga memanfaatkan barang bekas dijadikan produk yang memiliki nilai seni. Seperti yang dilakukan warga setempat pada peringatan hari bumi, Jumat (22/4).
Menariknya di kampung ini, dinding di sepanjang gang menuju pintu masuk dijadikan sebuah galeri seni. Di mana sampah barang bekas dikreasikan menjadi lebih menarik.
Menurut Kepala Desa Taringgul Tengah, Ade mengatakan, hal itu dilakukan atas dasar inisiatif warga serta mahasiswa asal purwakarta.
"Ini inisiatif warga jadi kita ingin kampung yang berada di Taringgul tengah bisa lebih menarik karena dari barang bekaspun memiliki nilai seni tinggi," ujar Ade.
Menurutnya, di desanya selain pot dari barang bekas, juga dibangun bank sampah.
"Kita memiliki bank sampah di mana warga bisa menjualnya dengan harga 1000 per Kg, ini sudah berjalan beberapa bulan yang lalu," tuturnya.
Sebanyak 80 rumah di satu RT itu memiliki pekarangan yang asri, karena berbagai macam tanaman dengan pot dari sampah plastik yang tak terpakai.
Sedangkan menurut salah seorang warga, Hikmat (45), selain sampah daur ulang sampah organik pun dimanfaatkan. Sebagai pupuk organik untuk tanaman yang ditanam di halaman rumah
"Di pekarangan rumah kami sejak enam bulan lalu sudah menanam tanaman sayuran sehingga setiap pekarangan rumah jadi terlihat asri dan pupuknya dari pemanfaatan sampah organik," ujar Hikmat.
Tujuan dideklarasikan kampung peduli sampah, selain untuk membangun kampung lebih bersih juga meningkatkan kreatifitas. Sedangkan dipilihnya tanggal 22 April, kata Ade, merupakan bertepatan dengan peringatan hari bumi.
Ketua Tim Penggerak PKK Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengapresiasi program tersebut. Menurutnya bentuk program atau kebijakan yang bersifat untuk lingkungan akan didukung.
"Kita apresiasi dan kita dukung, bisa jadi daerah ini akan dijadikan pilot project di desa- desa di Purwakarta, selain di beberapa titik, menjadi percontohan dan bisa dicontoh oleh yang lainnya," ucapnya.
Baca juga:
Google rayakan Hari Bumi dengan memasang lima buah doodle
Potret pemulung mengais rezeki di kumuhnya sungai Filipina
Earth Hour, Candi Borobudur dan Prambanan ikut gelap gulita
Earth Hour, Monas ikut padamkan lampu
Earth Hour, gedung-gedung di sekitar HI gelap gulita
Pemandangan Earth Hour di kawasan Bundaran HI
Earth Hour, Kota Samarinda tetap terang berderang