Peringati Hari Bumi, aktivis lepas ikan di situs zaman Singasari
Menurut Findra Ketua Cabang PMII Kediri aksi ini dilakukan untuk menggugah kesadaran bersama betapa pentingnya bumi.
Dalam rangka hari bumi tahun 2015 ratusan pelajar dan mahasiswa bagi-bagi bibit pohon, membersihkan dan melepas ikan di taman kota yang tidak terurus dengan baik di Kelurahan Ngasinan Kecamatan Kota Kediri, Rabu (22/4).
Taman kota yang diduga era peninggalan kerajaan Singasari seperti yang ditulis dalam Kitab Pararaton tersebut kini kondisinya sangat memprihatinkan, tidak terawat dan hanya digunakan tempat kongkow para pelajar yang suka bolos sekolah.
Sebelumnya para aktivis hari bumi yang terdiri dari PC PMII Kediri, GPA Jawa Timur, Drawing, Origami, Foker, Panji Kedhiri, SDN Rejomulyo 1, Akper Husada, guru-guru Paud Kediri, Aspast, SMA N 1 Papar membagi-bagikan bibit pohon di sejumlah jalan protokol di Kota Kediri.
Menurut Findra Ketua Cabang PMII Kediri aksi ini dilakukan untuk menggugah kesadaran bersama betapa pentingnya menjaga bumi dan tangan jahil-jahil manusia.
"Kenapa di Sumber Jiput, ada dugaan bahwa ini situs kuno. Oleh karena itu kita konsentrasi di sini. Selain itu sumber yang dijadikan taman kota ini kini tak lagi terurus," kata Findra pada merdeka.com.(mdk/hhw)