LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pergi melaut, 3 nelayan Sebatik dirampok 2 pria bertopeng dan bersenjata api

Kepala Pengawas Pelabuhan Perikanan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kecamatan Sebatik Wira Hadi Susanto juga membenarkan peristiwa itu. Menurut dia, perompak yang menyasar ketiga nelayan menggunakan senpi rakitan laras pendek.

2017-12-06 09:45:00
Perampokan
Advertisement

Tiga nelayan Sebatik, Nunukan, Kalimantan Timur, dilaporkan dirampok 2 pria bertopeng dan bersenjata api, di perairan Kalimantan Utara. Meski begitu, ketiga nelayan selamat dari peristiwa itu. Kasus itu kini dilaporkan ke Polsek Sebatik.

Peristiwa itu terjadi Senin (4/12) malam, sekira pukul 18.30 Wita. Tiga nelayan, masing-masing Rusman, Hasbi dan Darwis, pergi melaut mencari ikan. Belakangan, mereka dihampiri perahu lain, yang tidak mereka kenal.

"Saya sendiri termasuk korbannya Pak. Kami bertiga, dihampiri perahu tidak kami kenal. Ada 2 orang bertopeng, berpistol," kata Hasbi, dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (5/12) malam.

"Kami waktu malam kemarin habis Maghrib itu, cari ikan di perairan pulau Bunyu, masuk wilayah Bulungan (Kalimantan Utara). Ya itu, ada 2 orang yang menghampiri kami Pak," ujar Hasbi.

Dalam logat bahasa daerah Sulawesi Selatan, kedua pria perompak itu, meminta Hasbi dan rekannya, agar menunduk. "Kami 3 nelayan ini tidak sekaligus. Tapi posisi kami tidak berjauhan. Pertama didatangi adalah Rusman, kedua saya, dan ketiga Darwis," tambah Hasbi.

"Tidak banyak bicara. Mereka bawa mesin dompeng kapal kami 15 PK, BBM dan peralatan melaut kami, dan kemudian pergi," ungkap Hasbi.

Terombang ambing di laut tanpa mesin, Hasbi dan 2 temannya akhirnya bertemu dengan seorang nelayan lainnya, yang juga tengah mencari ikan. "3 perahu pulang bersama-sama, ditarik dengan perahu nelayan lain, yang kebetulan kakak saya Pak," terang Hasbi.

"Kami sampai di rumah lagi sekitar jam 2 pagi tadi. Tidak lama kami laporkan ke Polsek. Kami minta, mereka ini perompak segera ditindak karena meresahkan. Ini baru saja kami ke Polsek lagi, kasih keterangan Pak," sebut Hasbi.

Praktis, Hasbi dan 2 temannya, tak bisa lagi melaut lantaran mesin dan peralatan melaut mereka, dirampas perompak. "Mesin kapal kami itu padahal masih kredit. Kami minta tolong pemerintah, bisa bantu kami keringanan supaya kami bisa melaut lagi," demikian Hasbi.

Sementara, Kepala Pengawas Pelabuhan Perikanan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kecamatan Sebatik Wira Hadi Susanto juga membenarkan peristiwa itu. Menurut dia, perompak yang menyasar ketiga nelayan menggunakan senpi rakitan laras pendek.

"Kejadiannya sekitar jam 6.30 sore. Pelaku ini adalah pelaku yang sama dengan (kejadian perompakan) sebelumnya. Yang diambil (perompak) adalah diantaranya mesin 15 PK, di bawah todongan senjata," ungkap Wira Hadi.

Baca juga:
Beraksi antar kota, pencuri spesialis rumah mewah dibekuk di Surabaya
Nenek usia 100 tahun di Bekasi dirampok, pelaku diduga cucunya
Polisi buru perampok brankas berisi uang Rp 500 juta di Jakarta Barat
Rumah di Kebumen ini jarang dikunci, uang Rp 48 juta & rokok 3 slop digondol rampok
Sedang jaga bayi, Stevanus disatroni rampok dan dikunci dalam kamar

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.