Perempuan Dinilai Mudah Terserang Hoaks Jika Menyangkut Kehidupan Pribadinya
Menurut Dewan Penasehat Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Anita Wahid, secara psikologis perempuan memang mudah dipicu dengan isu-isu yang berkaitan dengan dirinya dan orang-orang terdekatnya.
Dewan Penasehat Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Anita Wahid mengatakan, kaum perempuan lebih mudah menyebarkan informasi benar. Menurut Anita, secara psikologis perempuan memang mudah dipicu dengan isu-isu yang berkaitan dengan dirinya dan orang-orang terdekatnya.
Dia mengatakan, memang belum ada data yang secara spesifik yang menunjukan perbandingan kerentanan antara laki-laki dan perempuan dalam terserang berita bohong alias hoaks. Namun dia menilai, kaum perempuan cenderung lebih mudah menyebarkan informasi yang bersangkutan dengan kehidupan pribadinya.
"Kaum perempuan lebih cenderung mudah untuk menyebarkan informasi yang mereka percaya benar," kata Anita di Kaum Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (27/3).
Anita melihat bahwa ada pihak-pihak tertentu yang sengaja menargetkan kaum perempuan sebagai target hoaks demi kepentingan pribadinya. Menurutnya sebagian besar hoaks menargetkan emosi, termasuk emosi pada perempuan. Dia menganggap bahwa kaum perempuan mudah dipicu dengan hoaks-hoaks yang menyangkut kehidupannya dan kehidupan orang terdekatnya.
Hal itu berbeda dengan kaum laki-laki. Menurutnya, kaum laki-laki cenderung lebih mudah dipicu berkenaan dengan isu-isu yang mengancam identitasnya. Dia melihat ada dua sentimen identitas yang mudah dibangkitkan, yakni agama dan kesukuan.
"Secara spesifik hoaks menargetkan emosi. Misalnya hoaks tentang penculikan anak di dalam kategori ini perempuan memang lebih rentan dari laki-laki. Secara naluri memang lebih rentan," kata dia.
Terakhir, dia melihat kerentanan perempuan terhadap hoaks pada isu-isu yang berkenaan dengan kehidupan pribadinya disebabkan naluri alami perempuan untuk melindungi orang-orang terdekatnya.
Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Tangkal Hoaks, Google Indonesia 'Tendang' Berita Pakai Sumber Tak Jelas
Wiranto: Kalau Ada yang Bilang Pemerintah Banyak Utang, Kemiskinan Tambah Itu Hoaks
Jokowi Curhat soal Fitnah yang Serang Pribadi-Keluarga di Depan Ribuan Kiai Banten
Di Lebak, Ma'ruf Kembali Ingatkan Hoaks Jokowi Larang Azan
Jaksa Putar Rekaman CCTV Ratna Sarumpaet Datangi RS Bina Estetika
Jaksa dan Pengacara Adu Mulut di Sidang Hoaks Ratna Sarumpaet
Polda Metro Jawab Keluhan Ratna Soal Penjara Sempit & Tak Berventilasi