Perempuan di Medan diduga dibunuh, jasadnya dibuang dalam kardus
Perempuan yang diduga masih muda itu dibungkus plastik dan di dalam tas. Pada bagian leher dan tangannya ada luka yang diduga akibat benda tajam.
Warga di sekitar Jalan Karya Rakyat, Medan, mendadak heboh, Rabu (6/6). Mereka dikejutkan dengan penemuan kardus berisi mayat perempuan yang ditinggalkan di atas sepeda motor.
Berdasarkan informasi dihimpun, kehebohan berawal saat dua warga Jalan Karya Rakyat, Darwis (25) dan Khairul (26), melintas sekitar pukul 02.00 Wib. Keduanya curiga dengan sepeda motor Honda Scoopy dengan pelat nomor BK 5875 ABM yang terparkir di Jalan Karya Rakyat Gang Melati 1, tepatnya di samping gereja HKBP Ampera, Sei Agul. Mesin kendaraan itu mati namun lampunya menyala.
Keduanya mendekat untuk melihat sepeda motor itu, sambil mencari keberadaan pengendaranya. Namun, mereka tidak menemukannya.
Karena tidak ada sang pengendara, Darwis dan Khairul curiga dengan kardus yang ada dibawa sepeda motor itu.
Karena tidak berani membukanya, kedua saksi menghubungi kepala lingkungan IV Sei Agul. Sang kepala lingkungan kemudian menyuruh warga untuk menghubungi pihak kepolisian.
Tak lama berselang, petugas dari Polsek Medan Barat tiba di lokasi. Saat kardus sedikit dibuka, terlihat bentuk tangan dan kaki manusia. Ternyata isinya tubuh perempuan berlumur darah.
Perempuan yang diduga masih muda itu dibungkus plastik dan di dalam tas. Pada bagian leher dan tangannya ada luka yang diduga akibat benda tajam.
"Dugaan sementara, mayat itu merupakan korban pembunuhan. Dugaan ini katanya karena di leher korban ada luka tusukan benda tajam dan luka tangan," kata AKBP Tatan Dirsan Atmaja, Kabid Humas Polda Sumut.
Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara, petugas membawa mayat tersebut ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi. Petugas juga mengamankan sepeda motor lengkap dengan STNK-nya sebagai barang bukti.
"Kasusnya serta identitas korban masih kita selidiki," jelas Tatan.
Baca juga:
Cekcok soal warisan, adik tewas di tangan kakak kandung
Sebelum membunuh, Supriyono sempat adu mulut dengan Jumiyati
Mengungkap fakta pembunuhan mahasiswi di kamar mandi gereja
Polisi tangkap pembunuh Jumiyati yang tewas di bulak persawahan
Pembunuh mahasiswi di kamar mandi gereja ternyata ayah angkatnya
Didik tewas dihantam tetangga pakai besi cor
5 Pembunuh pasutri lansia dibekuk, tiga pelaku remaja di bawah umur