LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Perdana, Vaksin AstraZeneca Disuntik ke 3.700 Prajurit TNI di NTT

Agus mengatakan bahwa vaksin AstraZeneca yang baru divaksinkan ke sejumlah prajurit TNI AD wilayah Korem 161/Wirasakti Kupang mempunyai khasiat yang sama dengan vaksin Sinovac yang selama ini sudah digunakan.

2021-03-28 00:02:00
Vaksin AstraZeneca
Advertisement

Sebanyak 3.700 personel TNI AD di wilayah Korem 161/Wirasakti Kupang menjadi yang pertama di wilayah NTT menerima vaksin AstraZeneca yang sudah didatangkan oleh pemerintah Indonesia dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 .

Komandan Detasemen Kesehatan Wilayah Korem 161/Wirasakti Kupang Letkol Ckm Agus Saktiadi kepada wartawan di Kupang, Sabtu mengatakan bahwa vaksinasi vaksin AstraZeneca ini dilaksanakan di tiga wilayah yakni di Kota Kupang, di Kodim Timur Tengah Utara (TTU) dan di Kabupaten Belu.

Agus mengatakan bahwa vaksin AstraZeneca yang baru divaksinkan ke sejumlah prajurit TNI AD wilayah Korem 161/Wirasakti Kupang mempunyai khasiat yang sama dengan vaksin Sinovac yang selama ini sudah digunakan.

Advertisement

Perbedaannya adalah bahwa jika untuk Sinovac untuk jarak suntikan pertama hanya 14 hari, maka untuk vaksin Astrazeneca, usai menerima vaksin dosis pertama maka si penerima akan menunggu lagi selama 28 hari baru kemudian menerima suntikan kedua.

"Jadi memang ada perbedaan sesuai dengan yang dijelaskan oleh pemerintah. Namun pada dasarnya vaksin yang digunakan ini adalah vaksin yang aman dan halal," tambah dia.

Agus menambahkan bahwa sampai dengan saat ini selama pelaksanaan vaksinasi bagi anggota TNI AD yang menjadi pertama menerima vaksin jenis baru itu tidak ada ditemukan gejala-gejala pascavaksinasi itu.

Advertisement

Pihaknya juga sudah menyiapkan tempat tidur jika ada anggota yang usai divaksin menerima efek samping dari suntikan perdana vaksin AstraZeneca itu.

Sampai dengan saat ini ia mengatakan bahwa dari total 6.700 personel TNI AD di wilayah NTT, 50 persennya sudah melaksanakan vaksin Covid-19. Baik itu vaksin Sinovac atupun vaksin AstraZeneca yang baru mulai dilaksanakan pada Sabtu (27/3) hari ini.

Ia pun berharap dengan sudah mulai disuntikkan vaksin tersebut, prajurit TNI harus menjadi prajurit yang siap membantu mencegah penyebaran Covid-19 di tingkat desa ataupun kelurahan.

"Kita harapkan dengan prajurit yang sudah divaksin, kita harapkan mereka memiliki kekebalan tubuh sehingga tidak mudah terserang Covid-19 dan menjadi garda terdepan untuk membantu masyarakat," ujar dia.

Sementara itu seorang Bhabinkamtibmas yang menjalani vaksin perdana Serda Alvons M mengatakan bahwa dirinya memang sebelum divaksin sudah menyiapkan diri untuk divaksin.

"Tidak ada rasa takut, karena saya yakin ini aman-aman saja," ujar dia. Seperti dikutip Antara.

Baca juga:
ITAGI: Masyarakat Harus Percaya Keputusan Pemerintah Menggunakan Vaksin AstraZeneca
Ahli Harap Masyarakat Lebih Banyak Lihat Manfaat Vaksin Dibanding Kekurangannya
3.000 Imam hingga Marbot Masjid di Kepri Disuntik Vaksin AstraZeneca
Panglima TNI: 130.000 Prajurit Serentak Disuntik Vaksin AstraZeneca di 10 Provinsi
Vaksinasi AstraZeneca di Sulut Disetop Usai Warga Ditemukan Rasakan KIPI
India Setop Sementara Ekspor Vaksin AstraZeneca, Berdampak ke Indonesia?

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.