Percepat Pemulihan Ekonomi, Gibran Izinkan Warga Jualan Takjil di Rumah Dinas
Dengan adanya pameran ini, dia berharap dapat memberikan paparan mengenai produk lokal yang berkualitas. Dan dapat membangkitkan kembali gairah perekonomian kerakyatan.
Demi mempercepat pemulihan ekonomi disaat pandemi Covid-19, berbagai upaya dilakukan Pemkot Solo. Selain mempercepat vaksinasi, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka juga menggenjot pertumbuhan sektor ekonomi, khususnya UMKM.
Bahkan Gibran merelakan rumah dinas Loji Gandrung untuk kegiatan Pameran Kreatif Ramadhan UKM, yang digelar 17 - 18 April 2021. Kegiatan bertajuk 'Pasar Seni Loji' itu dilaksanakan pukul 15.00-18.00 WIB, di halaman rumah peninggalan zaman Belanda itu.
Kegiatan diikuti 40 UKM binaan Dinkop UKM dan kecamatan se-kota Solo. Selain kebutuhan sehari-hari, para pedagang juga menyediakan kebutuhan puasa dan Lebaran. Di antaranya menjual makanan berbuka puasa atau takjil.
"Untuk hari Sabtu dan Minggu teras depan Loji Gandrung saya perbolehkan untuk jualan takjil untuk warga," ujar Gibran Minggu (18/4).
©2021 Merdeka.com/Arie Sunaryo
Dengan adanya pameran ini, dia berharap dapat memberikan paparan mengenai produk lokal yang berkualitas. Dan dapat membangkitkan kembali gairah perekonomian kerakyatan.
Kepala Bagian Umum Setda Pemkot Solo Herwin Nugroho menyampaikan dari 40 pelaku UMKM, sebagian besar berjualan takjil. Menurut mantan ajudan Jokowi (Joko Widodo saat masih menjabat Wali Kota Solo), kegiatan itu sebagai salah satu pemulihan ekonomi di Solo.
"Sekarang sudah kelonggaran surat edaran wali kota tentang PPKM mikro. Kami orientasi dulu, nanti akan evaluasi,” pungkas dia.
Baca juga:
Mendag Lutfi Akui Jumlah Pengusaha UMKM Besar Namun untuk Ekspor Masih Kecil
Restrukturisasi Kredit Bank Himbara untuk UMKM Capai Rp470 Triliun
Produk Asal Jateng Ini Jadi Primadona di Luar Negeri, Begini Tanggapan Ganjar Pranowo
Menkeu: Jika UMKM Tunjukan Geliat Aktivitas Maka Ekonomi Nasional Akan Bangkit
Kemenkop Dorong Partisipasi UMKM di Proyek Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah
Menteri Sandiaga Optimistis Jumlah Peserta Hari Belanja Brand Lokal Lewati 1.000 UMKM