Perbaikan drainase, jalur ke Medan-Brastagi dialihkan malam ini
Sejumlah jalur alternatif telah disiapkan bari pengendara dari arah Merek, Dairi, Simalungun, Humbahas, Subulussalam, Aceh Tenggara, dan sekitarnya menuju Kota Medan atau sebaliknya. Warga dapat menggunakan jalan dari simpang Tiga Panah melintasi Desa Sukanalu, Tigajumpa, Barusjahe, kemudian ke simpang Tahura.
Jalur utama dari Medan menuju kawasan wisata, Berastagi, Karo, dan sebaliknya, ditutup sementara malam nanti, Selasa (24/4) mulai pukul 23.00 Wib. Arus lalu lintas terpaksa dialihkan karena perbaikan saluran drainase melintang (cross drain) di Km 63 jalan nasional itu.
"Pengalihan jalan akan berlangsung hingga Rabu (25/4) sekitar pukul 08.00 wib atau sekitar 6-7 jam," kata Kasatlantas Tanah Karo AKP Edward Simamora, Selasa (24/4).
Sejumlah jalur alternatif telah disiapkan bari pengendara dari arah Merek, Dairi, Simalungun, Humbahas, Subulussalam, Aceh Tenggara, dan sekitarnya menuju Kota Medan atau sebaliknya. Warga dapat menggunakan jalan dari simpang Tiga Panah melintasi Desa Sukanalu, Tigajumpa, Barusjahe, kemudian ke simpang Tahura (simpang Tongkoh).
Warga atau wisatawan yang bergerak dari arah Kabanjahe, Berastagi, Tiga Binanga, Munte, Laubaleng, Mardinding, dan dari Aceh, menuju Medan ataupun sebaliknya dapat melintasi jalan alternatif Brastagi-Jaranguda (simpang Hotel Sibayak), menuju simpang Pelawi yang berada sebelum simpang Tahura Desa Tongkoh.
"Kami sudah pasang banner sosialisasi di jalur alternatif itu sejak pagi tadi. Kami beritahukan di mana lokasi parkir, dan pemberitahuan jalur alternatif," sebut Edward.
Dia mengatakan, jalur alternatif itu cukup bagus, tapi agak sempit. Karenanya di sana akan ditempatkan sejumlah personl Satlantas di sana. "Mungkin agak tertahan nantinya, tapi sudah kami tempatkan personel agar jalanan tetap lancar," terangnya.
Pengerjaan perbaikan drainase di Km 63 itu sengaja dilaksanakan Rabu dinihari, karena saat itu volume kendaraan diperkirakan berkurang dibanding hari lainnya. Perkiraan itu didasarkan pada pemantauan Satlantas Polres Tanah Karo selama ini.
"Kalau malam Senin kan banyak warga Aceh dan Sidikalang yang pulang berbelanja dari Medan melewati jalur itu," jelas Edward.
Jalan akan dibuka kembali Rabu (25/4) pukul 08.00 Wib. Itu pun hanya satu arah dan kemungkinan menggunakan sistem buka-tutup.
"Nanti kendaraan akan melewati jembatan bailey, sehingga hanya bisa dilewati kendaraan di bawah 20 ton. Untuk kendaraan di atasnya akan tetap melalui jalur alternatif. Kami upayakan secepatnya arus kembali normal,' tandas Edward.
Baca juga:
Jalan penghubung 3 kabupaten rusak parah, Pemprov Riau seolah cuek
Warga Trenggalek demo salah kelola perencanaan pembangunan jalan
HPJI ungkap penyebab jalan di Indonesia cepat rusak
Perjuangan warga bersusah payah lewati jalan berlumpur
Pemerintah resmi gunakan aspal sampah plastik dan karet saat perbaiki jalan rusak
Lubang di Jalan DI Panjaitan hantui pengendara sepeda motor
Musim hujan, ruas jalan protokol di Bekasi banyak yang berlubang