Perayaan Puncak Haornas Dibalut Protokol Kesehatan Ketat
Protokol ketat terlihat diterapkan mulai dari proses sebelum masuk mengikuti acara, beberapa alat kesehatan seperti, pengecekan suhu, tempat cuci tangan, hingga penggunaan masker setiap tamu undangan.
Pelaksanaan puncak peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun ini memang sedikit berbeda dikarenakan adanya pandemi Covid-19. Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) sebagai penyelenggara menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Menpora RI Zainudin Amali sebelum acara puncak terus memantau bagaimana proses persiapan pelaksanaan Haornas tahun ini. Protokol ketat terlihat diterapkan mulai dari proses sebelum masuk mengikuti acara, beberapa alat kesehatan seperti, pengecekan suhu, tempat cuci tangan, hingga penggunaan masker setiap tamu undangan.
Acara puncak yang dihadiri Presiden Joko Widodo juga dilakukan secara virtual, beberapa tamu undangan yang hadir di GOR POPKI Cibubur juga menerapkan protokol kesehatan. Kursi tamu undangan juga diberikan jarak aman, semua menggunakan masker. Bahkan teman-teman media yang melakukan proses peliputan harus melakukan rapid tes terlebih dahulu untuk memastikan apakah Reaktif atau Non Reaktif.
"Saya memang turun langsung untuk memantau bagaimana pelaksanaan puncak Haornas tahun ini bisa berjalan aman dan lancar sesuai dengan protokol kesehatan covid-19. Semua syarat penggunaan protokol kesehatan sudah kita siapkan, termasuk tamu undangan juga menjalankan protokol kesehatan," kata Menpora Zainudin Amali.
Dalam perayaan Haornas kali ini, Menpora memang memberikan beberapa penghargaan terhadap insan olahraga.
"Kami ingin laporkan berkenaan dengan Peringatan HAORNAS ke 37 tahun 2020 ini, Pemerintah memberikan penghargaan Satya Lencana Dharma Olahraga kepada 34 orang dan 148 orang pelaku olahraga berprestasi," tukas Amali.