LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Peras calon jemaah haji, 3 warga Talang Ubi diciduk polisi

Dari penangkapan itu, diamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, kapak, senter, jaring, ember, batu, dan ratusan lembar uang pecahan Rp 1.000 sampai Rp 5.000.

2018-07-27 00:01:00
kasus pemerasan
Advertisement

Tiga warga Desa Panta Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Sumatera Selatan, ditangkap polisi. Mereka bernama Yustaria (45), Darmawan (30), dan Holman (38) diciduk polisi karena memeras rombongan calon jemaah haji.

Peristiwa itu terjadi saat mobil yang mengangkut rombongan calon jemaah haji untuk berangkat ke Palembang sebelum terbang ke Arab Saudi melintasi jembatan darurat di Desa Panta Dewa, Talang Ubi, Senin (23/7) pukul 23.10 WIB. Para pelaku mengadang mobil dengan menggunakan senjata tajam dan batu.

Begitu mobil berhenti, mereka naik dan meminta uang kepada para korban secara paksa. Alhasil, calon jemaah haji melapor ke kantor polisi dan Team Elang Polsek Talang Ubi langsung ke TKP untuk menangkap para pelaku.

Advertisement

Kasatreskrim Polres Muara Enim AKP Wilian Harbensyah mengungkapkan, para pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus penghadangan dan pemerasan terhadap rombongan calon haji asal Kabupaten Panukal Abab Lematang Ilir (PALI).

"Benar, ketiga tersangka kedapatan menghadang dan memeras rombongan calon jemaah haji yang mau berangkat ke Palembang," ungkap Wilian, Kamis (26/7).

Dari penangkapan itu, diamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, kapak, senter, jaring, ember, batu, dan ratusan lembar uang pecahan Rp 1.000 sampai Rp 5.000.

Advertisement

"Semua barang bukti adalah alat dan hasil pemerasan," ujarnya.

Menurut dia, para tersangka sudah sering melakukan aksi tersebut yang membuat warga dan sopir resah. Sebab, mereka tak segan melukai korbannya jika tak menuruti permintaannya.

"Kami berantas habis pungli jalanan dengan motif apapun karena tidak dibenarkan. Kami ingin warga nyaman berkendara," pungkasnya.

Baca juga:
Berpura-pura orasi dalam angkutan, tiga pria palak penumpang Kopaja di Daan Mogot
Peras sopir truk, 3 pemuda diringkus Tim Saber Pungli Polda Sumut
Dua pemuda diciduk usai peras warga pakai taring babi
Diadang 2 preman saat naik motor, anggota TNI di Garut diperas buat beli miras
Demi game online, residivis menyaru jadi polisi dan palak pengendara remaja
6 Orang nekat palsukan tiket tempat wisata Pantai Tanjungpakis

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.