Perampokan Alfamart di Bogor Digagalkan Warga, Pelaku Mantan Karyawan
Perampokan gerai Alfamart di Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, digagalkan warga, Selasa (25/10) malam. Pelakunya MH (31) tertangkap dan ternyata mantan karyawan minimarket itu.
Perampokan gerai Alfamart di Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, digagalkan warga, Selasa (25/10) malam. Pelakunya MH (31) tertangkap dan ternyata mantan karyawan minimarket itu.
Kapolsek Nanggung AKP Achmad Budi Santoso mengungkapkan, MH datang ke minimarket sekitar pukul 20.00 WIB. Dia awalnya membeli minuman lalu pergi ke luar toko. Sekitar 30 menit kemudian, dia kembali masuk untuk membeli minuman.
MH juga menanyakan ketersediaan satu dus mi instan kepada penjaga toko. Kasir bernama Yadi kemudian memeriksa ketersediaannya di dalam gudang.
Saat Yadi memeriksa gudang, MH mengikuti dari belakang. Dia kemudian mencekik dan menyeretnya ke toilet.
"Saat di dalam toilet, terjadi pemukulan hingga korban Yadi pura-pura pingsan. Pelaku lalu mengikat Yadi dengan tali rafia dan melakban wajahnya di dalam toilet," jelas AKP Budi, Rabu (26/10).
Aksi Pelaku Diketahui Kasir dan Warga
Pelaku mencoba mencari kunci brankas di saku celana Yadi. "Terus pelaku keluar dari gudang dan menanyakan ke kasir, Ema. "Mbak kok lama si bapaknya ambil mi?" ucap Budi menirukan perkataan MH.
Ema kemudian memanggil Yadi. Pria itu berhasil keluar dari pintu toilet. Namun, sempat terjadi tarik menarik dengan pelaku di depan pintu gudang.
Yadi kemudian berteriak meminta tolong sehingga didengar Ema dan seorang pembeli yang berada di kasir. "Warga yang di luar minimarket juga ikutan menolong dan mengamankan pelaku. Dari tangan pelaku kita amankan barang bukti berupa satu unit motor milik pelaku, sebuah HP, pakaian milik pelaku, tas, tali rafia, lakban, dan masker yang dibalut lakban," jelas Budi.
Budi mengungkapkan, hasil pemeriksaan terhadap pelaku, dia merupakan mantan karyawan minimarket tersebut. Pihaknya pun mengapresiasi masyarakat setempat yang ikut menggagalkan aksi perampokan ini.
"Tidak lepas dari peran masyarakat dalam menjaga kondusivitas terutama pada malam hari," kata Budi.
(mdk/yan)