LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Perampok berkolor & bertopeng ngacir dikejar warga usai beraksi di rumah bos tempe

Perampok berkolor & bertopeng ngacir dikejar warga usai beraksi di rumah bos tempe. Saat beraksi, Rahman hanya bercelana dalam dan bertopeng. Peristiwa itu terjadi Minggu (23/9) pagi, sekira pukul 05.30 WITA.

2018-09-27 05:03:00
Perampokan
Advertisement

Abdul Rahman (25), warga asal Tapin, Kalimantan Selatan, kini meringkuk di penjara Polsek Sungai Kunjang. Dia diduga merampok Ft (22), warga Jalan M Said, Lok Bahu, Samarinda, yang juga istri juragan tempe.

Saat beraksi, Rahman hanya bercelana dalam dan bertopeng. Peristiwa itu terjadi Minggu (23/9) pagi, sekira pukul 05.30 WITA.

Sebelum beraksi, Rahman lebih dulu melepas pakaian dan hanya bercelana dalam juga bertopeng. Lalu, dia menyelinap masuk ventilasi kamar mandi korban. Begitu berhasil, Rahman terkejut saat berpapasan dengan korban, yang keluar dari WC. Rahman pun bergegas membekap korban dan menarik kalung emas di leher korban.

Advertisement

"Saya tarik emas di lehernya, saya bilang diam jangan teriak, tapi teriak terus," kata Rahman, ditemui merdeka.com, di Mapolsek Sungai Kunjang, Jalan Jakarta, Rabu (26/9).

Rahman sempat negosiasi ke korban dan mengaku hanya perlu uang. Kalung emas pun dikembalikan ke korban. Saat korban hendak mengambil uang, dia keburu ketahuan warga sekitar. Meski sempat melawan dan topengnya terbuka, Rahman berhasil kabur dari kejaran warga.

"Saya cuma mau minta uang saja, buat makan," kilahnya.

Advertisement

Rahman sendiri mengenal korban lantaran bekas istri majikannya, seorang juragan usaha tempe. Dia pun tahu persis, pagi hari, suami korban tidak ada di rumah.

"Saya sempat kerja di situ 2 tahun," sebutnya.

Lantaran identitasnya sudah diketahui, usai menerima laporan korban, polisi menangkap Rahman, Senin (24/9), saat berada di kawasan sekitar Masjid Raya Darussalam. "Mau pulang ke Banjar (Kalsel), uangnya enggak ada," akunya.

Dikonfirmasi merdeka.com, Kapolsek Sungai Kunjang Kompol I Ketut Gede Suardana, membenarkan penangkapan Rahman. Kalung emas 4 gram, lakban dan pisau, jadi barang bukti.

"Karena habis berbuat itu, dia lari, tapi wajahnya sudah ketahuan, karena pernah tinggal di situ juga. Kita terapkan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Kan pelaku menarik kalung korban, dan meninggalkan memar di leher korban," kata Suardana.

Baca juga:
Polisi tangkap dua pemuda yang perkosa siswi SMA di semak belukar
Cerita orang-orang yang pura-pura mati untuk mengelabui penjahat
Terlibat aksi perampokan, 3 anggota geng motor XTC di Karawang diringkus polisi
Tak sampai 24 jam, pembunuh pasutri di Balikpapan diringkus di Kukar
Polisi kembali bekuk 2 pembunuh pasutri di Balikpapan, motif perampokan
Perampokan Indomaret di Banyumanik Semarang, pelaku gasak uang dan rokok
Terungkap, pembunuh pasutri di Balikpapan utang judi online Rp 50 juta

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.