Perahu terbalik diterjang arus kencang, 2 penumpang hilang
Tiba di tengah sungai, arus menjadi kencang. Alhasil, perahu terbalik yang membuat ketiga penumpang tenggelam. Novian berhasil selamat karena berenang ke tepian dengan sebatang kayu. Sementara ayahnya Tohari dan Dani terbawa arus sungai.
Diduga diterjang arus kencang, satu perahu yang ditumpangi tiga orang terbalik. Dua orang tenggelam dan satu lainnya berhasil selamat.
Peristiwa itu terjadi saat korban Tohari (30) mengajak anak Novian Prasetyo (11) dan keponakannya, Dani (11) menyeberang menggunakan perahu. Mereka hendak menuju rumah keluarga di seberang Sungai Megang, Kabupaten Musi Rawas, Sumsel, Senin (1/5) sore.
Tiba di tengah sungai, arus menjadi kencang. Alhasil, perahu terbalik yang membuat ketiga penumpang tenggelam. Novian berhasil selamat karena berenang ke tepian dengan sebatang kayu. Sementara ayahnya Tohari dan Dani terbawa arus sungai.
Mengetahui kejadian itu, petugas BPBD, TNI dan Polres Musi Rawas dibantu warga setempat melakukan pencarian. Namun tak membuahkan hasil lantaran arus sungai kencang dan air yang keruh.
Kapolres Musi Rawas AKBP Hari Brata melalui Kasat Reskrim AKP Satria Dwi Darma mengungkapkan, pihaknya saat ini masih menyisir sungai untuk mencari kedua korban. Pencarian sulit dilakukan karena arus sungai yang deras dan pasang.
"Kedua korban belum ditemukan, kita cari sampai sore dan dilanjutkan besok," ungkap Satria, Selasa (2/5).
Menurut dia, kejadian itu murni kecelakaan akibat dihantam arus kencang. Mereka bermaksud menyeberang ke rumah keluarga menggunakan perahu.
"Satu korban selamat karena berenang sambil memegang kayu sampai ke daratan," pungkasnya.
Baca juga:
Kapal angkut guru TK & murid tenggelam, semua penumpang hilang tewas
6 Orang rombongan TK korban kapal tenggelam Kalbar ditemukan tewas
Kapal tenggelam di Kalbar, korban balita tewas jadi dua orang
Speedboat berpenumpang 10 orang hilang di perairan Derawan
Operasional perahu tambang dihentikan, Gus Ipul masih kaji solusi
Nyaris ada korban lagi, penyeberangan perahu di Brantas dihentikan
Kapal rusak, penumpang enam jam terapung-apung di laut