LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Perahu nelayan dengan 15 ABK tenggelam dihantam gelombang, 1 hilang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Jawa Timur mengemukakan bahwa perahu nelayan asal Kabupaten Probolinggo tenggelam dihantam gelombang setinggi 3 meter. Perahu tersebut membawa 16 ABK.

2017-02-03 02:30:00
Kapal Tenggelam
Advertisement

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Jawa Timur mengemukakan bahwa perahu nelayan asal Kabupaten Probolinggo tenggelam dihantam gelombang setinggi 3 meter. Perahu tersebut membawa 16 ABK.

"Perahu nelayan jenis selerek bernama 'Anugerah' dan membawa sebanyak 16 ABK itu asal Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Dan tenggelam di perairan laut Desa/Kecamatan Besuki, Situbondo, pada Rabu (1/2) malam sekitar pukul 21.00 WIB," ujar Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono seperti dilansir Antara, Kamis (2/2).

Ia mengatakan, satu dari 16 ABK sampai saat ini belum ditemukan dan dinyatakan hilang. Sedangkan 15 ABK beserta pemilik perahu berhasil diselamatkan oleh nelayan Situbondo, beberapa saat kemudian setelah perahu nelayan itu tenggelam.

Perahu nelayan yang membawa belasan ABK itu, katanya, tenggelam di perairan laut Besuki sekitar 1,5 mil dari bibir pantai. Saat mereka melaut mencari tangkapan ikan perahu tersebut dihantam gelombang tinggi sekitar 3 meter hingga pecah dan tenggelam.

"Nama satu orang ABK yang sampai saat ini belum ditemukan adalah Fendy (30) warga Kabupaten Probolinggo, sementara 15 ABK lainnya pada pukul 09.00 WIB pagi tadi sudah dipulangkan ke Probolinggo," tuturnya.

Menurutnya, Tim SAR gabungan dari Basarnas Jember, TNI, Satuan Polisi Air Laut (sapolairut) Polres Situbondo serta dari BPBD telah melakukan upaya pencarian satu ABK yang hilang sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB dengan menyisir menggunakan perahu karet.

"Pada pukul 14.00 WIB Tim SAR gabungan belum menemukan ABK yang hilang dan kami memutuskan untuk menghentikan penyisiran karena gelombang ditengah laut tinggi sekitar 3 meter," paparnya.

Ia menyebutkan 15 ABK selamat di antaranya, Bahrul (52) (pemilik sekaligus nahkoda), Diki, Bahar, Samsul, AR, Bungsoh, Saipul, Tojamen, Didik, Nur, Asan, Edi, Giman, Rudi, dan Todisan.

"Untuk pencarian ABK hilang atas nama Fendy akan dilanjutkan pada besok pagi dan kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Probolinggo," ujarnya.

Baca juga:
Kapal turis berpenumpang 31 orang hilang di perairan Sabah
Kapal karam, lima ABK diselamatkan nelayan
Dua jenazah WNI korban perahu tenggelam akan dipulangkan
Kondisi 8 korban selamat kapal tenggelam di Johor masih trauma
WNI korban tewas kapal tenggelam di Johor jadi 16 orang
3 Korban kapal tenggelam di Perairan Pulau Tapa Obi belum ditemukan
Korban KM Hikmah terbalik di Perairan Maros ditemukan selamat

(mdk/msh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.