Perahu boat terbalik, kapten & serta seorang turis asal Jepang tewas
Perahu boat terbalik, kapten dan serta seorang turis asal Jepang tewas. Polisi belum mengetahui secara pasti kronologisnya kapal tersebut tenggelam. Kapal itu terbalik saat berjalan sekitar 2 mil, kemudian dihantam gelombang.
Sebuah perahu jenis Glaas bottom terbalik dihantam ombak di wilayah sebelah timur Pulau Serangan, Denpasar, sekira pukul 10.30 Wita, Senin (7/11). Akibat kejadian itu, kapten perahu dan istrinya serta satu orang wisatawan asal Jepang tewas.
Kapten perahu diketahui bernama Febriyanto Lali (23), asal Kefa, NTT serta istrinya Erni Yuliana Nines (21), asal Kefa, NTT. Saat ini kedua jenazah tersebut berada di RS Sanglah. Sementara jenazah wisman asal Jepang diketahui bernama Nakazawa (71), berada di Rumah Sakit BMC.
Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Bangkit Dananjaya membenarkan peristiwa tersebut.
"Memang benar adanya peristiwa itu. Korban saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit," ujarnya dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (7/11).
Pihaknya mengaku belum mengetahui secara pasti kronologisnya kapal tersebut tenggelam. "Kami masih menyelidiki penyebab dan mencari tahu kronologisnya tenggelamnya kapal tersebut," singkatnya.
Sementara itu, informasi dari Kapospol Serangan Bapak Wida mengatakan, glass bottom boat yang tenggelam adalah Gayatri 1 yang dinahkodai oleh Febriyanto Lali yang ditemani oleh istrinya Erni Yuliana Nines.
"Ya kapal itu mengangkut 4 orang tamu WNA Jepang. Mereka hendak melakukan snorkling di sekitar Serangan. Sekitar 2 mil, boat dihantam gelombang menyebabkan boat terbalik. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 10.30 wita," tandasnya.
Sekadar informasi, jenis perahu Glass bottom merupakan jenis perahu yang bagian bawahnya berbahan flexiglass. Dengan menggunakan perahu ini wisatawan bisa melihat terumbu karang dan ikan tanpa harus menyelam ataupun snorkling.(mdk/lia)