Penyidik KPK datangi rumah Novanto, politisi Golkar harap tak ada kegaduhan
Politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo mengaku terkejut dan prihatin mendengar kabar rumah ketua umumnya, Setya Novanto, disambangi penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan pengawalan personel Brimob. Menurutnya, ketegasan dalam penegakan hukum sah saja, asalkan tidak menimbulkan kegaduhan.
Politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo mengaku terkejut dan prihatin mendengar kabar rumah ketua umumnya, Setya Novanto, disambangi penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan pengawalan personel Brimob. Menurutnya, ketegasan dalam penegakan hukum sah saja, asalkan tidak menimbulkan kegaduhan.
"Kehadiran para penyidik di rumah saudara Novanto, tentu membuat kita prihatin dan terkejut. Tegas boleh dalam penegakan hukum cuma harus dicari upaya yang lebih elegan dan membangun situasi yang kondusif," ujar Bambang Soesatyo usai menghadiri rakernas Partai NasDem di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (15/11).
Dia berharap, penyidik KPK dan Setya Novanto bisa menemukan titik terang dan solusi untuk persoalan ini. Apalagi pemanggilan terhadap Novanto sesungguhnya hanya untuk meminta keterangan saja. Dalam pandangannya, alasan yang dipakai Novanto sebenarnya masuk akal. Sebagaimana alasan yang dipakai KPK untuk menghindar dari panggilan Pansus yaitu adanya upaya hukum di MK.
"Dari aspek hukum, semua punya alasan yang sama kedengaran memenuhi kaidah hukum. Ya saran saya sebaiknya memang diselesaikan secara baik," ucapnya.
Untuk diketahui, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi dan belasan anggota Brimob menyambangi rumah pribadi Setya Novanto di Jl Wijaya, Jakarta Selatan. Salah satu yang terlihat hadir adalah Ambarita Damanik, penyidik KPK untuk kasus dugaan korupsi e-KTP. Beredar spekulasi bahwa mereka akan melakukan penjemputan paksa pada Ketua DPR itu.
Anggota Brimob tampak berjaga ketat di sekitar pagar rumah Setnov. Namun mereka tak nampak menyandang senapan laras panjang. Sumber merdeka.com di KPK membenarkan ada upaya penjemputan paksa pada Setnov malam ini.
Baca juga:
MKD belum akan sidangkan dugaan pelanggaran etik Setnov
KPK sebut Ical dan keponakan Setnov diperiksa dalam kasus e-KTP
Waketum PAN: Setnov penuhi panggilan, tapi KPK hadir di Pansus Angket
KPK geledah seluruh ruangan rumah Setnov, termasuk tempat pakaian dalam
Setelah Ical dan Hafiz Zawawi, Keponakan Setya Novanto juga sambangi KPK
Para senior Golkar merapat lengserkan Setya Novanto
Anggota DPR sebut KPK punya alat canggih, mengada-ada jika tak tahu dimana Setnov