Penyebab Sumur Minyak di Aceh Meledak dan Keluarkan Api Setinggi 25 Meter
Minyak tidak tertampung dan melimpah ke tanah. Sehingga pekerja sumur panik dan tidak sempat melakukan safety
Sumur minyak tradisional di Desa Mata Ie, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur terbakar semalam. Sumur itu diketahui milik seorang warga bernama Yusri (37).
Kepolisian mengungkap semburan api mencapai hingga 25 meter. Dipicu volume semburan gas bercampur minyak yang sangat tinggi dari dalam sumur. Sumur itu pun kemudian meledak dan mengeluarkan api.
"Minyak tidak tertampung dan melimpah ke tanah. Sehingga pekerja sumur panik dan tidak sempat melakukan safety," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, Sabtu (12/3).
Berdasarkan data sementara yang dikantongi polisi, terdapat 3 pekerja mengalami luka bakar masing-masing bernama Safrizal (35), Junaidi (34), dan Baihaqi (35).
Mereka sempat dilakukan penanganan medis di UGD UPTD Puskesmas Ranto Peureulak, sebelum dirujuk ke RSUD Sultan Abdul Azissyah Peureulak, Aceh Timur.
"Saat ini, polisi sudah memasang pembatas di lokasi kejadian dan melakukan identifikasi untuk kepentingan penyelidikan," ujar Kombes Pol Winardy.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, Ismail, mengatakan peristiwa kebakaran sumur minyak yang diduga ilegal itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, Jumat (12/3) malam. Berdasarkan data pihaknya, terdapat 4 korban yang mengalami luka bakar.
Baca juga:
Satu Korban Sumur Minyak di Aceh Meledak Meninggal Dunia
Sumur Minyak di Ranto Peureulak Aceh Timur Terbakar, Empat Warga Terluka
Hampir 3 Bulan Berlalu, Api Akibat Ledakan Sumur Minyak Ilegal di Muba Belum Padam
Pemerintah Catat Ada 4.500 Sumur Minyak Ilegal di Indonesia
Pemkab Muba Minta Bantuan Ahli Padamkan Kebakaran Sumur Minyak Ilegal