Penyakit gila kumat, Amin bacok teman dengan pedang hingga tewas
Korban mengalami luka bacokan di sekujur tubuhnya, seperti kepala, badan, kaki dan tangan.
Diduga penyakit gilanya kumat, M Amin (40) membacok temannya sendiri, Wiyarso (38) pakai pedang hingga tewas. Korban mengalami luka bacokan di sekujur tubuhnya, seperti kepala, badan, kaki dan tangan.
Peristiwa tersebut terjadi di depan rumah tersangka di Jalan Meranjat Raya, Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning, Palembang, Minggu (22/2) pukul 19.00 WIB. Selang beberapa jam kemudian, tersangka Amin diciduk polisi.
Informasi yang dihimpun, pembunuhan tersebut diduga disebabkan ada kesalahpahaman antara korban dan tersangka. Korban yang tinggal di Jalan Peltu Rozil, Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni, Palembang itu, bermaksud mengklarifikasi masalah yang terjadi. Namun, kebetulan, saat kejadian penyakit gila yang diidap tersangka kumat.
Spontan tersangka menebaskan pedang sepanjang satu meter yang dibawanya ke tubuh korban. Korban berusaha menyelamatkan diri, namun tersangka mengejarnya dan kembali membacok korban hingga tewas di tempat kejadian.
Kanit Polsek Kemuning Palembang Ipda Yahya mengungkapkan, saat ini tersangka Amin belum bisa diambil keterangan. Namun, dari keterangan saksi, pembunuhan itu disebabkan kesalahpahaman di antara mereka.
"Terjadi salah paham. Kebetulan saat itu tersangka penyakit gila kumat," ungkap Yahya, Senin (23/2).
Menurut dia, dari tangan tersangka, diamankan sebilah pedang dan kayu gelam yang digunakan tersangka menghabisi nyawa korban.
"Tersangka sebelumnya pernah di penjara karena kasus penganiayaan. Tersangka kita amankan dulu untuk keselamatannya dan mendapatkan pengobatan," tukasnya.