Penuturan Tetangga Terkait Teror di Rumah Ketua KPK
Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo di Perumahan Graha Indah, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, diteror benda mencurigakan diduga bom pipa. Benda yang dibungkus tas hitam yang ditaruh di pagar teralis depan rumah Agus telah dibawa oleh Gegana Polda Metro Jaya.
Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo di Perumahan Graha Indah, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, diteror benda mencurigakan diduga bom pipa. Benda yang dibungkus tas hitam yang ditaruh di pagar teralis depan rumah Agus telah dibawa oleh Gegana Polda Metro Jaya.
Feri, warga setempat mengatakan sebelum ada dugaan aksi teror di kediaman Agus Rahardjo di Blok A9 Nomor 15 tak ada aksi kriminalitas yang menonjol di sana. Bahkan, kata pria yang tinggal persis di depan kediaman Agus ini situasi di lingkungannya cukup kondusif.
"Selama ini aman-aman saja, Pak Agus asli warga sini," ujar Feri di lokasi, Rabu (9/1).
Ia mengatakan, Agus Rahardjo tinggal di rumah tersebut sejak 30 tahun lalu. Meski sudah menjadi ketua KPK, kata dia, Agus tak lantas pindah tempat tinggal. Bahkan, selama ini Agus masih cukup bersosialisasi dengan warga lainnya.
"Tinggalnya di sini sama istri, kalau anak-anaknya sudah misah semua," kata Feri.
Bedanya, kata dia, sejak menjadi pimpinan KPK, Agus mendapatkan pengawalan khusus dari polisi. Pengawal itu melekat dalam kegiatan sehari-hari ketika berangkat maupun pulang bekerja.
Informasi yang berkembang di kalangan wartawan, benda mencurigakan yang ditemukan di kediaman ketua KPK tersebut berupa pipa paralon warna putih berisi serbuk dan paku. Ada pula baterai dan kabel yang diduga sebagai detonator. Belum ada konfirmasi ihwal foto yang beredar tersebut.
Baca juga:
Tetangga Sebut Rumah Pimpinan KPK Laode Muhammad Syarif 24 Jam Dijaga Polisi
Rumah Komisioner KPK di Tangerang Dijaga Ketat Polisi & BIN
Polisi Sebut Benda Ditemukan di Rumah Ketua KPK Mirip Bom Rakitan
Ada Benda Diduga Bom, CCTV di Kediaman Ketua KPK Diperiksa Polisi
Olah TKP, Polisi Temukan Dua Molotov di Rumah Laode Syarif
Minta Polisi Usut, Wiranto Tak Ingin Teror Pada Pimpinan KPK Diributkan