Penumpang taksi di Semarang diturunkan tengah jalan akibat macet
"Mau putar balik juga sudah tidak bisa jadi langsung penumpangnya minta diturunkan," terang Iman.
Gelombang protes para buruh di Semarang membuat arus lalu lintas di simpang empat Jalan Brigjend Sudiarto atau tepatnya di depan Jalan Tol Gayamsari lumpuh selama dua jam, Selasa (25/11).
Akibatnya pengguna jalan pun terpaksa putar balik mencari akses alternatif lain. Bahkan, para pengemudi taksi terpaksa menurunkan penumpang di tengah jalan.
Seorang sopir taksi Kosti, Nur Iman (48), mengeluhkan arus lalu lintas macet total selama dua jam di Jalan Brigjend Sudiarto Gayamsari. "Saya harus menurunkan penumpang di tengah jalan karena kondisinya serba macet kali ini," ujar warga Demak tersebut, kepada merdeka.com.
Iman mengaku terkejut tatkala melihat gelombang aksi buruh datang dalam jumlah banyak dari arah timur Semarang. Belakangan, buruh-buruh yang datang tersebut berasal dari aliansi KSPN Semarang.
Iman lantas menjelaskan, semula hendak mengantarkan seorang penumpang menuju Kota Solo. Dia kemudian menerobos arus kemacetan dan berniat masuk pintu Tol Gayamsari. Penumpangnya, kata dia, akhirnya meminta diturunkan lantaran terjebak hampir 2 jam di tengah massa buruh.
"Tapi malah terjebak pendemo. Mau putar balik juga sudah tidak bisa jadi langsung penumpangnya minta diturunkan," terang Iman.
Baca juga:
Diguyur hujan lebat, lalu lintas Ibu Kota padat merayap
Sepeda motor dibatasi di Jakarta, bus tingkat pengganti cuma lima
Antisipasi macet, Tangerang akan bangun light rapid transit
Atasi kemacetan, angkot di Bogor wajib berbadan hukum
8 Proyek besar jelang akhir tahun picu kemacetan di Semarang
Pemkot Solo ingin Jokowi ikut pikirkan atasi kemacetan di Solo