Penumpang Mobil Meninggal Tertimpa Longsor Deli Serdang Ternyata 3 Orang, 2 Luka-Luka
Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Sonny Siregar, mengatakan seluruh korban jiwa dan luka itu merupakan penumpang satu unit mobil jenis Daihatsu Xenia. Mobil itu dalam kondisi ringsek rata dengan aspal usai tertimpa material longsoran.
Bencana alam tanah longsor terjadi di Jalan Jamin Ginting, Kilometer 36, Tikungan Tirtanadi, Desa Sibolangit, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (23/10) sekitar pukul 19.30 WIB. Longsor itu mengakibatkan tiga orang meninggal dunia (sebelumnya disebutkan empat orang) dan dua lainnya luka-luka.
Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Sonny Siregar, mengatakan seluruh korban jiwa dan luka itu merupakan penumpang satu unit mobil jenis Daihatsu Xenia. Mobil itu dalam kondisi ringsek rata dengan aspal usai tertimpa material longsoran.
"Melintas satu unit mobil dengan berpenumpang lima orang secara tiba-tiba ditimpa longsor batuan dan tanah dari tebing jalan hingga rata dengan aspal tertimbun tertutup material longsoran," kata Sonny, Minggu (24/10).
Usai mendapat laporan adanya korban akibat tanah longsor itu. Polisi beserta masyarakat dibantu pengendara yang melintas langsung melakukan pertolongan kepada para korban.
"Mengevakuasi penumpang untuk dibawa ke rumah sakit terdekat," ujar Sonny.
Adapun indentitas lima korban longsor itu yakni Gusrini Hagaina boru Ginting (selamat), Ferdinan Tarigan (selamat), Layani boru Bangun (meninggal dunia), Novita Sari boru Sembiring (meninggal dunia), dan Armando Sebayang (meninggal dunia).
Saat ini polisi masih terus melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi longsoran. Masyarakat diimbau agar tetap waspada saat melintas di kawasan itu lantaran terdapat dua titik yang rawan terjadi longsor.
"Longsornya ada dua titik yang pertama masih ada batu yang menggantung dan siap-siap akan jatuh. Kemudian, di titik kedua masih ada bebatuan yang menggantung dan sebatang pohon besar yang akan tumbang," ujar Sonny.
Dia melanjutkan, sistem buka tutup jalan dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di wilayah Medan-Berastagi pascalongsor itu.
"Sementara jalur kami lakukan buka tutup sambil melakukan pembersihan. Kami juga imbau kepada masyarakat tidak melewati sementara jalur Medan-Berastagi," ucap Sonny.
Baca juga:
Longsor di Deli Serdang Timpa Mobil, Empat Orang Meninggal
Tanah Longsor Menewaskan Satu Korban Jiwa di Banjarnegara
Warga Tangerang Selatan Diminta Waspadai Banjir dan Longsor
5 Korban Tanah Longsor di Desa Trunyan, Dua Orang Meninggal, Dua Masih Kritis
8 Manfaat Danau Bagi Masyarakat, Salah Satunya Sebagai Sarana Edukasi
5 Rumah di Teluk Barak Kapuas Hulu Longsor Diterjang Banjir