Penjelasan Hani soal detik-detik kematian Mirna di pra-rekonstruksi
Selama pra-rekonstruksi, Hani lebih banyak bicara sedangkan Sisca hanya sesekali bila ditanya polisi.
Dua teman Wayan Mirna Salihin (27), Jesica alias Sisca dan Hani, dihadirkan dalam pra-rekontruksi di Olivier Cafe, Jakarta Pusat. Sisca datang mengenakan atasan baju berwarna krem, sedangkan Hani mengenakan atasan berwarna merah muda.
Selama pra-rekonstruksi, Hani lebih banyak bicara dibanding Sisca. "Habis minum kopi itu, Mirna langsung bersandar ke kursi dan kepalanya menengadah ke atas. Setelah itu, Mirna mulai mengejang bersamaan dengan mulutnya yang mengeluarkan busa," kata Hani di Olivier Cafe, Jakarta Pusat, Senin (11/1).
Usai menerangkan Mirna kejang, seorang pelayan pria datang ke meja mereka dan membersihkan busa di mulut Mirna. Lalu, dibantu tiga pelayan pria yang lain, Mirna dibopong ke atas kursi roda dan dibawa ke Klinik Damayanti yang berada di dalam Mall GI.
"Udah itu kita bareng-bareng bawa Mirna ke klinik di bawah. Dokter sempat nanya, 'ini temennya ada penyakit epilepsi nggak?, saya bilang saya nggak tahu, saya temannya. Saya langsung telepon suami Mirna (Arief Sumarko) dan mengabarkan kondisi Mirna," paparnya.
Lanjut Hani, pada saat di telepon, Arief menyarankan agar Hani memberi istrinya teh manis hangat. Namun dirinya mengaku tak berani.
"Terus aku bilang nggak berani, dia udah kejang terus mulutnya berbusa. Akhirnya suami Mirna bilang 'oke ke sana," tutupnya.
Hani terlihat panjang lebar berbicara ini itu, sedangkan Siska terlihat hanya menjawab beberapa pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh polisi.
Baca juga:
Selain ikut pra-rekonstruksi, Jesica rekan Mirna diperiksa polisi
Usai pra-rekonstruksi Mirna, Puslabfor Polri datangi Olivier Cafe
Polisi lakukan reka ulang kasus tewasnya Mirna usai minum kopi
Dua pegawai Olivier Cafe peragakan adegan sesaat sebelum Mirna tewas
Prarekonstruksi, 2 teman Mirna dihadirkan di Restoran Olivier
Usai menyeruput kopi, Mirna ucapkan It's awful, it's so bad
Ditemukan racun sianida di tubuh Mirna, kafe di DKI akan dirazia