Penjagaan diperketat pasca-serangan di Mapolda Sumut
Pos jaga pintu keluar yang jadi TKP penyerangan juga tampak dijaga ketat. Satu unit kendaraan panser Barracuda, kendaraan penjinak Bom dan kendaraan lainnya ditempatkan di sana.
Penjagaan di markas kepolisian diperketat pasca-serangan di pos jaga pintu keluar Mapolda Sumut. Sejumlah personel Brimob juga ditempatkan pos pengamanan.
Berdasarkan pantauan, setiap orang dan kendaraan yang masuk dijaga ketat. Sejumlah wartawan bahkan sempat tertahan dan tak diperbolehkan masuk.
Pos jaga pintu keluar yang jadi TKP penyerangan juga tampak dijaga ketat. Satu unit kendaraan panser Barracuda, kendaraan penjinak Bom dan kendaraan lainnya ditempatkan di sana. Namun wartawan tidak diperkenankan mengambil gambar dari dekat.
Di lain lokasi, sejumlah personel Brimob bersenjata laras panjang berjaga di pos pengamanan Lebaran di bawah fly over Amplas. Biasanya petugas yang mengawal pos ini tak begitu ramai.
Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan, pengamanan memang ditingkatkan. "Tidak ditutup, tapi pengamanan kita tingkatkan," katanya.
Seperti diberitakan, dua orang menyerang pos penjagaan Mapolda Sumut, Minggu (25/6) sekitar pukul 03.00 WIB. Mereka berkelahi dengan 2 personel yang berjaga. Seorang personel kepolisian tewas diserang senjata tajam. Seorang pelaku kemudian ditembak mati, seorang lainnya ditembak pada bagian paha.
Baca juga:
Pelaku penyerangan Polda Sumut sempat membakar pos penjagaan
Polisi sebut Aiptu Martua Sigalingging ditikam saat sedang tidur
Mabes akui masih ada kemungkinan serangan terhadap Polri
Polisi Polda Sumut tewas ditikam di leher, dada dan tangan
Penyerang Polda Sumut pernah ke Suriah dan diduga terkait ISIS