Peniti Jadi Petunjuk Ungkap Identitas Mayat Perempuan Meninggal Mengenaskan di Bekasi
Jasad perempuan bernama Neri (77) ini pertama kali ditemukan oleh seorang warga sekira pukul 14.00 WIB. Saat itu, warga bernama Karta (57) sedang berjalan di dekat empang dan melihat sesosok tubuh mengambang.
Jasad perempuan paruh baya ditemukan di empang milik warga Kampung Pulobambu RT16 RW6, Desa Karangsentosa, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, Sabtu (17/12). Saat ditemukan, kondisi jasad sudah membengkak dengan lidah menjulur.
Jasad perempuan bernama Neri (77) ini pertama kali ditemukan oleh seorang warga sekira pukul 14.00 WIB. Saat itu, warga bernama Karta (57) sedang berjalan di dekat empang dan melihat sesosok tubuh mengambang.
Awalnya dia mengira boneka yang mengambang. Namun karena curiga, dia kemudian memanggil warga lainnya untuk memastikan sosok yang mengambang tersebut merupakan jasad manusia.
"Saksi curiga bahwa yang ditemukan adalah mayat dan saksi melaporkan ke ketua RW, kemudian saksi ketua RW melihat ke empang dan diduga yang dilihat adalah mayat seseorang," ucap Kapolsek Cikarang Kompol Mustakim dalam keterangan tertulisnya.
Ciri-Ciri Mayat
Mustakim mengatakan, identitas korban diketahui setelah cucunya mengenali ciri-ciri yang terlihat. Seperti menggunakan pakaian selalu diikat di bagian bawah baju dan menggunakan peniti di kerah baju.
"Korban diketahui oleh keluarga sudah pikun. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sementara belum ditemukan tanda kekerasan," ungkapnya.
Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban meninggalkan rumah sejak Kamis (15/12) kemarin sekira pukul 05.30 WIB. Setelah dievakuasi, jasad korban dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk dilakukan visum.
(mdk/gil)