Penipuan penerimaan CPNS di Bandung diduga libatkan PNS
Polisi mengakui ada PNS turut dibekuk. Mereka terus mengusut perkara itu.
Sindikat penipuan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dibongkar Polrestabes Bandung. Empat terduga pelaku diamankan di Mapolrestabes Bandung.
Diduga dalam menjalankan aksinya, sindikat itu melibatkan pegawai negeri sipil. Saat dikonfirmasi soal itu, polisi mengatakan masih mendalaminya.
"Infonya begitu, yang bersangkutan ini juga seorang pegawai negeri sipil. Kalau yang lainnya bukan," ujar Kapolsekta Cibeunying Kaler, Kompol Sumari, di Mapolrestabes Bandung, Kamis (30/7).
Menurut polisi, keempat orang dibekuk itu saat ini masih berstatus saksi. Sumari mengatakan, dugaan penipuan itu terbongkar setelah korban jumlahnya ratusan datang ke kantor Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional III, di Jalan Surapati, Bandung, Rabu (29/7) kemarin.
Mereka hendak mengonfirmasi surat keputusan (SK) yang mereka dapatkan dari para pelaku tersebut. SK yang diperoleh dari terduga pelaku penipuan itu menegaskan jika para korban telah diterima sebagai CPNS.
Sayangnya setelah diperiksa, SK diterbitkan bukan berasal dari BKN. Padahal duit digelontorkan mencapai puluhan, bahkan ada yang ratusan juta.
"Namun ternyata SK itu palsu," ujar Sumari.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Mokhamad Ngajib mengatakan, masih mendalami peran masing-masing pelaku dugaan penipuan ini.
"Masih empat yang kita periksa. Saya mau gelar perkara dulu," kata Ngajib.
Berita sebelumnya:
Polrestabes Bandung tangkap pelaku sindikat penipu CPNS