Pengusutan simulator SIM tak terkait pemulangan Brigjen Yurod
Pemulangan mantan Dirdik KPK Yurod Saleh 24 Januari 2012 memang berdekatan dengan penyelidikan kasus simulator SIM.
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad membantah jika pengusutan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan simulator mengemudi untuk uji SIM di Korlantas Polri tahun anggaran 2011 dilakukan setelah pemulangan mantan Direktur Penyidikan KPK Brigjen Yurod Sholeh.
Abraham mengatakan pemulangan mantan dirdik KPK itu ke mabes lantaran masa kerjanya telah habis. "Oh tidak ada kaitannya, masa kerjanya dia sudah habis saja," ujar Abraham di KPK, Rabu (1/8).
Menurut Abraham, pemulangan Yurod yang tepatnya tanggal 24 Januari 2012 ini memang berdekatan dengan penyelidikan kasus dugaan korupsi simulator SIM. Namun, Abraham memastikan hal itu sama sekali tidak ada kaitannya. "Tidak terkait sama sekali," ujarnya.
Seperti diketahui, KPK mulai menyelidiki kasus dugaan korupsi simulator SIM ini sejak Januari 2012. Hal itu bertepatan dengan pemulangan Yurod Saleh sebagai Direktur Penyidikan KPK.
Setelah pemulangan Yurod, jabatan dirdik KPK kosong. Direktur penuntutan KPK Warih Sadono kini merangkap jabatan itu.
Kabar yang berembus sebelumnya, diduga Yurod kerap menghalang-halangi penyidikan kasus Century dan Hambalang. Yurod juga disebut-sebut dekat dengan terpidana Kasus Wisma Atlet, M Nazaruddin.(mdk/bal)