Pengusaha Perbaiki Jalan Rusak di Parungpanjang Langganan Dilewati Truk Jumbo
Jalan lintas Legok hingga Karawaci yang kerap dilalui angkutan tambang di wilayah kabupaten Tangerang ini, memang kerap mengalami kerusakan parah.
Asosiasi Transporter Cigudeg, Parungpanjang Legok (ATCPL) dan Asosiasi Perusahaan Quari Cigudeg (APQC), melakukan perbaikan jalan yang kerap mereka lintasi di wilayah kabupaten Tangerang, mulai dari Desa Caringin hingga Desa Malangnengah kabupaten Tangerang.
Achmad Gojali, Sekjen ATCPL mengatakan, perawatan jalan dari mulai perbatasan Jabar di Kecamatan Parungpanjang dan Banten di Kecamatan Legok hari ini merupakan inisiatif dua asosiasi pengusaha Quari dan Transporter.
Jalan lintas Legok hingga Karawaci yang kerap dilalui angkutan tambang di wilayah kabupaten Tangerang ini, memang kerap mengalami kerusakan parah.
Bagaimana tidak, pembangunana jalan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum kabupaten Tangerang, hanya diperuntukkan untuk beban berat kendaraan maksimal 8 ton. Sementara kendaraan truk angkutan tambang yang kerap melintas, melebihi jumlah tersebut, praktismengakibatkan kerusakan parah.
"Murni dari kami pengusaha Asosiasi Transporter Cigudeg, parungpanjang legok (ATCPL) dan asosiasi perusahaan Quari Cigudeg (APQC). Salah satu wujud peduli dan tanggung jawab kami terhadap jalan yang kami lalui yang saat ini mengalami rusak parah," katanya Sabtu (19/1).
Diungkapkan dirinya, perawatan jalan yang dilakukan Asosiasi Transporter dan quari tersebut, di mulai dari perempatan Desa Caringin sampai ke portal perbatasan di Desa Malangnengah-Parungpanjang.
"Sekitar 4 kilometer yang kami lakukan perbaikan dengan memberikan bantuan material makadam, basecose B dan basecose A," ucap dia.
Diungkapkan Gojali, perawatan jalan ini, pihaknya menurunkan sedikitnya 60 truk material bahan perawatan jalan. Atau sekitar Rp 300 juta.
"Kebutuhan untuk perawatan ini 60 tronton material makadam dan basecose. Kalau dikalkulasikan itu sekitar Rp300 juta. Dana tersebut murni dari iuran anggota dan pengurus asosiasi tanpa paksaan," ucap dia.
Terpantau, sejumlah pekerja melakukan perataan material perawatan jalan yang diberikan asosiasi. Setelah diratakan, jalan-jalan yang sebelumnya berlubang itu kemudian akan dilakukan pengaspalan.
"Kami bersyukur Dinas PU kabupaten Tangerang, membantu untuk pengaspalan, alat berat dan pekerja. Intinya kami bertanggung jawab kalau memang jalan ini menjadi rusak, atas kegiatan kami," ucapnya.
Baca juga:
Warga Protes Jalan Sekitar Rumah Rusak Akibat Proyek Tol Serpong-Cinere
Pemerintah Jokowi Bakal Manfaatkan 2.000 Ton Karet Jadi Bahan Campuran Aspal
Sempat Retak, Flyover Cengkareng Bisa Dilalui Kendaraan Pekan Ini
DPRD Surabaya: Usut Siapa di Balik Izin Proyek Penyebab Jalan Gubeng Ambles
Hati-Hati, Flyover Kemayoran Tampak Retak
Tersangka Kasus Amblesnya Jalan Raya Gubeng Berpotensi Bertambah