Pengunjung Agro Expo Banyuwangi Sehari Bisa Mencapai 9000 Orang
Wisata edukasi Agro Expo yang ada di Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah ini berada di ketinggian dengan luas kawasan 10,6 hektare. Di sana pengunjung bisa menyaksikan aneka tanaman hortikultura, tanaman pangan, ternak dan aneka warna warni bunga.
Pameran tanaman pertanian Agro Expo yang digelar Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sukses. Dalam sehari Agro Expo berhasil memikat kunjungan wisatawan hingga 9000 orang.
Wisata edukasi Agro Expo yang ada di Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah ini berada di ketinggian dengan luas kawasan 10,6 hektare. Di sana pengunjung bisa menyaksikan aneka tanaman hortikultura, tanaman pangan, ternak dan aneka warna warni bunga.
Tidak hanya itu, landscape Selat Bali di sisi timur juga tampak dari kawasan Agro Expo, sementara di sisi barat pemandangan Gunung Raung dan Ijen juga tampak jelas.
Agro Expo Banyuwangi©2019 Merdeka.com
"Ini di luar ekspektasi kami, bayangan awal hanya sekitar 6-7 ribu pengunjung seperti di Agro Expo tahun kemarin, ternyata di sini sampai 9 ribu pengunjung, itu yang bikin kami kaget," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi, Arief Setiawan, Senin (29/4).
Arief mengatakan ribuan pengunjung terus berdatangan sejak hari pertama dibuka Agro Expo pada 25 April lalu, dan akan berlangsung sampai 1 Mei 2019.
"Dari awal buka sudah ribuan yang datang, puncaknya akhir pekan kemarin sampai macet jalan ke arah sini," katanya.
Bila dibandingkan pagelaran Agro Expo tahun lalu yang digelar di areal persawahan seluas 2,5 hektare tengah kota Banyuwangi, maksimal per hari mencapai 6-7 ribu pengunjung.
Agro Expo Banyuwangi©2019 Merdeka.com
Sementara untuk Agro Expo tahun ini berada cukup jauh dari kota, sekitar 6-8 kilometer.
"Padahal jalannya jauh, 6 kilo dari Banjarsari. Kalau di Brawijaya 2,5 hektare, dan di lahan itu mau menanam apapun bisa karena di lahan sawah karena sudah subur. Di sini ini kami memikirkan dalam waktu tiga bulan bisa mengelola tanah yang disklimaks," katanya.
Berkunjung ke Agro Expo pengunjung bisa hadir ke lokasi mulai pukul 09.00 WIB sampai 22.00 WIB. Pemkab Banyuwangi tidak memungut bea karcis masuk, kecuali parkir yang sudah dikelola secara resmi.
"Semua objek wisata yang dikelola pemerintah gratis semuanya, kecuali parkir, ada korporasi nya jadi menghindari hal yang ilegal," katanya.
Agro Expo Banyuwangi©2019 Merdeka.com
Pasca dibukanya kawasan wisata Agro Expo, masyarakat sudah merasakan tetesan ekonomi dari banyaknya kunjungan wisatawan. Mulai banyaknya pedagang kuliner, buah, kerajinan.
"Kalau menyeluruh impact luar biasa, dari bawah sampai sini mereka buka warung warung dadakan, wisata kuliner, UMKM. Belum yang jual produk kebun, termasuk makanan yang mereka olah, semua laris terjual," ujarnya.
Baca juga:
Terinspirasi Banyuwangi, Habib Hadi Ingin Probolinggo Jadi Penyangga Wisata Bromo
Abadikan Foto di Agro Expo, Bisa Dapat Hadiah Beras Organik
Pemkab Banyuwangi Ubah Kawasan Tandus Jadi Wisata Agro yang Cantik
ASN Banyuwangi Dibekali Pemahaman Tren yang Akan Dibunuh Milenial
Ini Kartini Gowes di Women's Cycling Challenge
Asyiknya Bersepeda Sambil Berkebaya di Banyuwangi Women Cycling Challenge