LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pengungsi Banjir di Samarinda Butuh Perlengkapan Bayi dan Wanita

Di posko pengungsian simpang remaja misalnya, telah didirikan dapur umum, untuk keperluan logistik makanan siap makan.

2019-06-11 01:34:00
Banjir Samarinda
Advertisement

Arus pengungsi korban banjir di Samarinda, Kalimantan Timur, terus meminta upaya evakuasi kepada tim SAR gabungan sampai malam ini. Banyaknya bayi, balita dan perempuan, memerlukan bantuan perlengkapan selain logistik makanan.

"Benar. Sampai sekarang ini, informasi kami terima permintaan bantuan untuk evakuasi ke sejumlah posko pengungsi, terus berdatangan," kata petugas Pusdalops BPBD Kalimantan Timur, Muriono, kepada merdeka.com, Selasa (10/6) malam.

Di posko pengungsian simpang remaja misalnya, telah didirikan dapur umum, untuk keperluan logistik makanan siap makan. "Distribusi kepada korban banjir yang masih bertahan di rumah, dilakukan pendampingan TNI dan Polri," kata Muriono.

Advertisement

"Selain itu juga, dari pantauan kami, yang paling diperlukan adalah perlengkapan bayi dan perlengkapan kebutuhan khusus wanita," ujar Muriono.

Muriono juga menerangkan, banyaknya permintaan logistik makanan siap makan seperti nasi bungkus, memang belum terdistribusi maksimal. "Hari ini, sudah didistribusikan 20 ribu nasi bungkus di berbagai dapur umum," tambahnya.

Sementara itu, Camat Samarinda Utara Syamsu Alam melansir, di wilayahnya ada ada 3.974 Kartu Keluarga atau sekitar 9.328 terdampak banjir sedemikian parah dua hari ini. "Ini masih data sementara," kata Syamsu.

Advertisement

Namun sayang, belum diketahui pasti jumlah korban banjir lainnya di kecamatan Sungai Pinang dan kecamatan Samarinda Ulu, yang juga terendam banjir hingga 2 meter.

Banjir di Samarinda, disebabkan luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Karang Mumus (SKM), usai 4 jam diguyur hujan deras sejak pukul 02.00-06.00 WITA, Minggu (9/6) dini hari kemarin. Sedikitnya 5 kelurahan di 3 kecamatan, dan lebih dari 15 ribu jiwa terdampak banjir. Sampai pukul 20.30 WITA malam ini, warga terus bergerak mengungsi lantaran ketinggian air tak kunjung surut.

Baca juga:
Banjir di Samarinda Ikut Lumpuhkan Kawasan Bisnis
Bantuan Logistik Belum Datang, Warga Korban Banjir Samarinda Mulai Kelaparan
Pilot dan Pramugari Terjebak Banjir di Samarinda, Penerbangan Batik Air Delay
Banjir rendam 13 desa dan rusak 4 rumah warga di Kalbar
Sempat Lumpuh Akibat Banjir, Jalur Samarinda dan Bontang Kembali Normal
Hujan 4 Jam di Samarinda, Air Naik Capai 2,5 Meter dan Listrik Dipadamkan
Samarinda Tetapkan Darurat Banjir Sepekan

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.