Penghormatan pada Probosutedjo, museum Soeharto kibarkan bendera setengah tiang
Bendera setengah tiang sengaja dikibarkan usai mendengar kabar Probosutedjo meninggal dunia. Pengibaran bendera merupakan bentuk penghormatan pada Probosutedjo.
Bendera setengah tiang dikibarkan di depan Museum Memorial Jenderal Besar HM. Soeharto yang berada di Dusun Kemusuk, Sedayu, Kabupaten Bantul, Senin (26/3). Ini sebagai ungkapan rasa duka atas meninggalnya adik tiri Soeharto, Probosutedjo.
Pengelola Museum Soeharto, Sarwanto menuturkan, bendera setengah tiang sengaja dikibarkan usai mendengar kabar Probosutedjo meninggal dunia. Pengibaran bendera merupakan bentuk penghormatan pada Probosutedjo.
"Dipasang setengah tiang baru hari ini. Dipasang setelah mendapatkan kabar Pak Probo meninggal dunia. Sebagai bentuk penghormatan atas jasa Pak Probo," ujar Sarwanto.
Sarwanto menerangkan Probosutedjo merupakan pendiri Museum Memorial Jenderal Besar HM Soeharto. Peresmian museum juga dilakukan oleh Probosutedjo.
"Museum ini didedikasikan Pak Probo untuk kakak tirinya yaitu Presiden Soeharto. Museum berisi perjalanan karir Presiden Soeharto. Bangunan museum luasnya 3.620 meter persegi dan diresmikan Pak Probo pada 8 Juni 2013," ungkap Sarwanto.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya Probosutedjo meninggal di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo pada pukul 7.05 WIB pagi tadi. Probosutedjo lahir di Bantul, Yogyakarta, pada 1 Mei 1930. Selain dikenal sebagai adik tiri Presiden Soeharto, Probosutedjo juga dikenal sebagai pengusaha ternama Indonesia.
Semasa hidup, Probosutedjo menjabat sebagai Direktur Utama PT Menara Hutan Buana. Probosutedjo memiliki Yayasan Menara Bhakti, Universitas Mercu Buana Jakarta, dan Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Probosutedjo juga tercatat menjadi penasihat di Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa.
Baca juga:
Probosutedjo dikenal sosok dermawan dan suka membantu
Probosutedjo akan dimakamkan di samping pusara ayahnya
Dimakamkan di Yogyakarta, Probosutedjo diterbangkan dari Halim Perdanakusuma
Mengetahui kanker tiroid, penyakit yang diderita Probosutedjo selama 20 tahun
Cerita Gatot tentang ayah Probosutedjo selamatkan nyawa Soeharto dari penjajah