Pengendara takut licin, macet di Tol Cipularang capai 5 km
Banyak pengendara yang memperlambat lajunya di KM 100 meski longsoran tanah sudah dibersihkan.
Setelah kerja maraton sejak tadi malam, proses pembersihan tanah longsor di Tol Cipularang KM 100 akhirnya selesai. Sejak pukul 10.00 WIB hari ini, proses pembersihan selesai dilakukan.
"Sekarang sudah kembali normal. Jalan juga sudah dibersihkan," kata Customer Service Jasa Marga, Winda kepada merdeka.com, Rabu (13/2).
Meski sudah dibuka, namun terjadi kemacetan panjang sekitar 5 kilometer dari Bandung menuju Jakarta. "Kemacetan mulai dari KM 105-100. Pengendara memperlambat lajunya saat tiba di lokasi tanah longsor karena takut licin," ujarnya.
Sebelumnya, hujan lebat yang mengguyur malam tadi mengakibatkan longsor sepanjang 100 meter di KM 100 Tol Cipularang. Akibat longsor itu, jalur dari Bandung ke Jakarta terputus.
Longsoran tanah itu menutupi seluruh ruas tol arah Jakarta. Sementara arah Bandung, dua ruas jalan tertutup. Hanya satu ruas yang bisa digunakan oleh pengendara. Satu jalur ini mengakibatkan kemacetan panjang.
Tadi malam, sebanyak empat eskavator dikerahkan untuk mengeruk tanah longsor yang menimbun jalan di Tol Cipularang. "Tanah longsor berasal dari tebing setinggi 30 meter. Tebing longsor karena hujan. Air masuk ke dalam pori-pori tanah, sehingga tanah gembur dan longsor," kata Direktur Operasional Jasa Marga Hassanudin kepada merdeka.com tadi malam.(mdk/has)