LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pengemudi BMW Tabrak Apotek Senopati Diperiksa

Informasi kecelakaan tersebut disampaikan akun Twitter resmi TMC Polda Metro Jaya pukul 05.00 Wib. Tampak dari foto-foto yang diunggah, hampir setengah badan mobil menerobos pintu kaca apotek. Pecahan kaca berhamburan di lokasi.

2019-12-28 07:59:30
Apotek Senopati
Advertisement

Satu unit sedan BMW berpelat B 610 MAG menabrak Apotek Senopati. Saat ini, pengemudi sedang diperiksa untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

"Iya pasti (diperiksa), tapi tanya ke kanit saja selengkapnya," kata Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan, Kompol Sri Widodo, saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (28/12).

Informasi kecelakaan tersebut disampaikan akun Twitter resmi TMC Polda Metro Jaya pukul 05.00 Wib. Tampak dari foto-foto yang diunggah, hampir setengah badan mobil menerobos pintu kaca apotek. Pecahan kaca berhamburan di lokasi.

Advertisement

Bagian depan mobil tersebut ringsek parah. Satu unit mobil derek juga berada di lokasi untuk menarik mobil tersebut.

©2019 Merdeka.com

Advertisement

Sejumlah Kecelakaan di Apotek Senopati

Apotek Senopati di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, jadi sasaran kecelakaan yang menelan korban jiwa. Sekuriti apotek, Asep Kamil (50) meninggal dunia. Peristiwa itu terjadi, pada Minggu (30/10). Warga sekitar Andy Hasan (45) menuturkan, kecelakaan semacam ini bukan kali pertama terjadi.

"Tahun ini saja sudah dua kali mobil masuk ke Apotek situ. Saya lupa persisnya kemarin itu pada bulan apa," ucap dia saat ditemui Liputan6.com, Minggu (27/10).

Andy Hasan adalah pemilik warung kelontong yang berada di dekat Apotek Senopati. Jarak antara Apotek dengan warung miliknya hanya sekitar 50 meter.

Menurut Andy, kondisi di ruas jalan Gunawarman memang minim penerangan dan rambu-rambu lalulintas. Dia juga mempunyai pengalaman buruk saat melintasi jalan tersebut.

"Kami saja yang mengendarai saat kondisi fit dan tidak mabuk pernah mau nyusruk juga waktu kecepatan 80 kilometer/jam. Gimana yang dalam keadaan mabuk," ucap dia.

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.