Pengaruh minuman keras, ABK kapal MV Talisman dievakuasi SAR Banda Aceh
Vasilii Protopopov (49) , Anak Buah Kapal (ABK) Kapal MV Talisman terpaksa dievakuasi Tim SAR Banda Aceh karena mengalami gangguan pada perut. Selama dua hari terakhir pasien BAB (Buang Air Besar) berdarah dan kondisi lemas.
Vasilii Protopopov (49) , Anak Buah Kapal (ABK) Kapal MV Talisman terpaksa dievakuasi Tim SAR Banda Aceh karena mengalami gangguan pada perut. Selama dua hari terakhir pasien BAB (Buang Air Besar) berdarah dan kondisi lemas.
Kapal MV Talisman berbendera Malta berangkat dari Dubai menuju ke China. Sampai di perairan Aceh, seorang ABK sakit dan langsung menghubungi Tim SAR Banda Aceh untuk dilakukan evakuasi.
ABK tersebut berasal dari Rusia. Saat ini sudah berhasil dievakuasi ke Rumah Sakit Harapan Bunda, Banda Aceh untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
Kepala SAR Banda Aceh, Hari Hadi Purnomo mengatakan, berdasarkan pemeriksaan dokter Karantina Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), ABK kapal tersebut mengalami sakit perut dan BAB berdarah. Kondisi pasien dalam keadaan sadar, namun butuh penanganan medis lebih lanjut.
"Hasil pemeriksaan dokter KKP sakit di perut ada pengaruh minuman keras yang sudah diminum dan dia belum makan, hingga mengalami sakit dan itu hasil sementara yang dilakukan oleh dokter Karantina," kata Hari Hadi Purnomo, Minggu (11/3) usai melakukan evakuasi di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh.
Setelah mendapat informasi ada ABK yang mengalami gangguan kesehatan, pihaknya langsung berangkat pada pukul 08.15 Wib dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Kapal SAR KMP Kresna berhasil merapat dengan kapal MV Talisman pada pukul 09.00 Wib setelah Kapten KMP Kresna, Supriadi dan kapten MV Talisma, Aleksandar Lankovski asal Rusia bersepakat bertemu 10 mil dari daratan Banda Aceh.
Kapal KMP Kresna kemudian berhasil merapat kembali ke Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh dengan membawa ABK yang sakit pada pukul 11.30 Wib dan pasien langsung dibawa menggunakan ambulance Karantina ke rumah sakit.
Baca juga:
Sekelumit cerita pahit anak buah kapal WNI di kapal asing
Bareskrim bantah media Malaysia sebut ada RM 1 miliar di Equanimity
Kerjasama dengan FBI, Polri sebut kapal pesiar mewah sudah diburu selama 2 tahun
Bareskrim periksa Kapten Rolf, nahkoda superyacht disita di Teluk Benoa
Ini kapal pesiar mewah buruan FBI yang ditemukan di Bali