LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pengamat Militer Harap Ada Timbal Balik dari Latihan TNI AD-US Army

Fahmi mengingatkan bahwa manfaat apapun yang didapatkan dari latihan militer tersebut tidak boleh mempengaruhi sikap dan kebijakan terkait dengan persoalan kawasan. Sebab, Indonesia menganut politik luar negeri bebas aktif.

2021-08-13 23:05:00
TNI AD
Advertisement

Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, berharap ada timbal balik yang sepadan dari latihan bersama antara TNI AD dan angkatan darat AS (US Army) di kemudian hari.

Menurutnya, latihan bersama biasanya bersifat timbal balik. Di mana seharusnya latihan berikutnya dapat dilakukan di wilayah Amerika Serikat (AS) dengan bentuk latihan dan pelibatan jumlah personel yang setara.

Hal itu dikemukakan Fahmi menjelang berakhirnya latihan TNI AD dan US Army bertajuk Garuda Shield ke-15 pada Sabtu (14/8) yang digelar di tiga lokasi berbeda yakni Baturaja, Balikpapan, dan Manado.

Advertisement

Menurutnya, selain konteks diplomasi pertahanan, komitmen yang diperoleh TNI selanjutnya terkait kerja sama latihan tersebut juga menjadi penting untuk diketahui.

Fahmi juga menyoroti salah satu lokasi latihan bersama yakni di Balikpapan, Kalimantan Timur, yang berdekatan dengan lokasi calon ibu kota baru.

Menurutnya, perlu dilakukan evaluasi oleh pihak terkait, termasuk DPR. Seperti terkait kemanfaatan dan risiko dari penentuan wilayah tersebut sebagai lokasi latihan militer bersama.

Advertisement

"Perlu evaluasi apakah titik latihan yang digunakan sudah diperhitungkan kemanfaatan dan risikonya," kata Fahmi. Demikian dikutip dari Antara, Jumat (13/8).

Di samping itu, Fahmi mengingatkan bahwa manfaat apapun yang didapatkan dari latihan militer tersebut tidak boleh mempengaruhi sikap dan kebijakan terkait dengan persoalan kawasan. Sebab, Indonesia menganut politik luar negeri bebas aktif.

Dia juga berharap latihan militer bersama dapat meningkatkan kualitas dan profesionalitas prajurit TNI. Bukan prioritas maupun kepentingan lainnya.

"Prioritas pada peningkatan profesionalitas prajurit, itu yang diharapkan," ujarnya.

Latihan Garuda Shield ke-15 tahun 2021 antara TNI AD dan US Army merupakan latihan terbesar sepanjang sejarah kerja sama militer Indonesia dan AS.

Sebanyak 2.161 prajurit TNI AD dan 1.547 tentara AS melakukan berbagai materi latihan bersama yang telah dimulai sejak 1 Agustus 2021 lalu.

Materi latihan itu sendiri meliputi "Staff Exercise", "Field Training Exercise (FTX)", "Live Fire Exercise (LFX)", "Aviation", dan "Medical Exercise (Medex)" serta dua program latihan yang akan digabungkan, yaitu "Joint Combined Exchange Training (JCET)" dan "Garuda Airborne".

Baca juga:
Kasad Andika: Saya Bangga Pada Prajurit TNI AD yang Berinteraksi dengan US Army
Kelakuan Emak-Emak Nonton Latihan Perang TNI-AS, Goda Tentara Bule Dipanggil Mas Tole
4 Pesawat US Air Force Globemaster Mendarat di Bandara Kertajati
'Selang Sakti' Bikin Pasukan TNI Roboh, Ternyata ini Rahasia Sang Pelatih
Datangi RI buat Latihan Bareng TNI, Tentara Wanita Cantik Amerika Ini Jadi Primadona
Potret Kedatangan Tentara Amerika di Indonesia, Begini Penjelasan 2 Jenderal TNI AD

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.