Pengamanan ketat tak ganggu ibadah Jumat Agung di Gereja Katedral
Pengamanan ketat tak ganggu ibadah Jumat Agung di Gereja Katedral. Pada peringatan Paskah 2017 ini Gereja Katedral mengusung tema yang sangat berkaitan dengan sila Kedua Pancasila, kemanusiaan yang adil dan beradab.
Dalam rangka memperingati hari wafat Yesus Kristus, Gereja Katedral, Jakarta Pusat, dijaga ketat oleh aparat kepolisian bersenjata lengkap. Bahkan, jemaat yang hendak masuk ke dalam gereja harus melalui metal detector terlebih dahulu.
Menurut pantauan merdeka.com sebelumnya pintu masuk gereja hanya dijaga panitia untuk memeriksa tas dan barang bawaan jemaat yang datang. Sehingga, jemaat yang ingin memperingati Jumat Agung ini harus melewati pintu pertama yang dijaga panitia sebelum melewati pintu metal detector.
"Pintu ini untuk jaga-jaga saja. Kami kan mau ibadah ini berjalan dengan lancar," ujar Humas Gereja Katedral Natalie Korniawan kepada merdeka.com, Jumat (14/4).
Ia juga menambahkan pada peringatan Paskah 2017 ini Gereja Katedral mengusung tema yang sangat berkaitan dengan sila Kedua Pancasila, kemanusiaan yang adil dan beradab.
"Iya sebenarnya ada arah dasar dari keuskupan Jakarta dari 2016. Ini soal kerahiman Allah, di 2017 berkaitan dengan sila kedua, maka sub temanya makin adil makin beradab," tutupnya.
Baca juga:
Ribuan umat Kristiani di Minahasa peringati Jumat Agung
Ekstremnya ritual pengakuan dosa umat Kristen di Filipina
Ini aksi Paus Fransiskus basuh dan cium kaki imigran muslim
Ratusan personel polisi bersiaga amankan Paskah dan libur panjang
Usai rayakan Jumat Agung, Ahok santap es krim & duren di rumah
Katedral dibanjiri Jemaat Kristiani untuk rayakan Jumat Agung
Aksi teatrikal mengenang kesengsaraan Yesus sebelum disalib