LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pengakuan Santi, ART Korban Penyiksaan Majikan di Gianyar

Seperti yang diberitakan, Eka Febriyanti dan Santi Yuni Astuti merupakan ART yang mengalami penganiayaan oleh majikannya dengan disiram air mendidih. Penganiayaan tersebut, terjadi di sebuah rumah di Kabupaten Gianyar, Bali, yang dilakukan oleh majikannya bernama Desak Made Wiratningsi, pada Selasa (7/5) lalu.

2019-05-16 22:42:07
Penganiayaan PRT
Advertisement

Penyiksaan terhadap Santi Yuni Astuti tidak jauh beda dengan yang dialami oleh kakak tirinya Eka Febriyanti. Kedua kakak-beradik yang menjadi Asisten Rumah Tangga (ART) ini mengalami perih dan luka bakar karena disiram air panas mendidih oleh majikannya sendiri.

"Santi dia juga korban dari majikannya, disiksa jika ada kesalahannya dan disiram air panas bahkan di bakar (korek api)," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum), Polda Bali Kombes Pol Andi Fairan saat dikonfirmasi, Kamis (16/5) malam.

Selain itu, Santi juga diperintah untuk melakukan penyiraman air panas kepada kakaknya oleh majikannya Desak Made Wiratningsih.

Advertisement

"Dia (Santi) melakukan itu karena takut apabila dia tidak menyiram kakaknya dia juga akan disiram. Jadi melakukan itu di bawah ancaman atau tekanan. Sehingga dia melakukan itu," jelas Kombes Pol Andi.

Sementara dari keterangan Santi sambil menangis, ia mengatakan dirinya setiap hari kerap sekali disiksa oleh Desak Made Wiratningsih.

"Setiap hari saya dijambak, ditampar dan ditonjok pun saya pernah, diiket pun saya pernah dan disiram air panas," ucap Santi.

Advertisement

Santi juga menunjukkan bekas siraman air panas ditubuhnya, mulai dari punggung, tangan dan di lehernya.

"Iya ini (Disiram air panas), sudah hilang karena sudah agak lama," ujarnya sambil terisak menangis.

Saat ini, kedua wanita malang yang ini masih dalam perlindungan pihak kepolisian Polda Bali.

"Kami jadikan dua korban, yang pertama korba Eka kita rawat di rumah Sakit Bhayangkara dan mendapatkan perlindungan sementara Polri. Sedangkan Santi sendiri juga sedang diadakan pengobatan tapi kita tidak rawat karena memang bekas-bekas luka disiram air (panas) dan kemudian di bakar masih ada di dalam tubuh korban," ujar Kombes Pol Andi Fairan.

Seperti yang diberitakan, Eka Febriyanti dan Santi Yuni Astuti merupakan ART yang mengalami penganiayaan oleh majikannya dengan disiram air mendidih. Penganiayaan tersebut, terjadi di sebuah rumah di Kabupaten Gianyar, Bali, yang dilakukan oleh majikannya bernama Desak Made Wiratningsi, pada Selasa (7/5) lalu.

Baca juga:
Selain Disiram Air Panas, ART Korban Penganiayaan Majikan di Gianyar Tak Diupah
Kasus Penganiayaan ART di Gianyar, Polisi Tetapkan Majikan dan Satpam Tersangka
1 Pelaku Penyiram Air Panas ke ART di Gianyar Bali juga Korban Penganiayaan Majikan
PRT di Bintaro diseret, dianiaya, digunduli karena dituduh mencuri oleh eks majikan
Gara-gara Gunting Seharga Rp88.000, ART Disiram Air Mendidih oleh Majikan
PRT di Bali Menangis Ceritakan Insiden Disiram Air Panas 2 Panci oleh Majikan
Polda Bali Tangkap Majikan Siram ART Pakai Air Mendidih Hingga Melepuh

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.