Pengacara bantah Rizieq kritik pemerintah soal palu arit di rupiah
Pengacara bantah Rizieq kritik pemerintah soal palu arit di rupiah. Menurut pengacara, pernyataan Rizieq soal logo palu arit di rupiah adalah koreksi ke pemerintah.
Pengacara M Rizieq Syihab, Kapitra Ampera membantah kalau kliennya mengkritik Pemerintah terkait lambang pengaman dalam mata uang yang dinilai mirip logo palu arit. Pasalnya Rizieq hanya melakukan koreksi terhadap tanda air yang digunakan dalam mata uang.
"Itu koreksi (bukan kritik), karena ada latar belakang yakni ada potensi dugaan (lambang Palu arit)," kata Kapitra di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (23/1).
Kapitra menuturkan lambang palu arit menyisakan peristiwa sejarah kelam bagi bangsa Indonesia. "Ada peristiwa sejarah yang traumatis atas suatu keadaan dan kondisi. Ada simbol-simbol yang traumatis dan itu yang harus diklarifikasi," kata Kapitra.
Menurut dia, koreksi itu bisa dilakukan oleh siapa saja. Kalaupun koreksi itu tidak benar maka seharusnya ada pihak yang mengklarifikasi.
Sementara bila koreksi yang dilakukan itu benar maka seharusnya menjadi masukan bagi Pemerintah untuk diperbaiki.
"Siapa pun masyarakat, boleh mengoreksi. Meskipun koreksi itu salah. Kewajiban negara mengklarifikasi bahwa penilaian masyarakat itu salah. Kalau itu suatu kesalahan. Kalau bukan ya harus diperbaiki," terang Kapitra.
Meski Bank Indonesia telah mengklarifikasi pernyataan imam besar FPI, namun hal itu belum dapat diterima oleh pihaknya. Sebab Rizieq pun belum menjalani pemeriksaan dan dibuatkan BAP atas pelaporannya.
"Kita kan belum ambil BAP. Nanti argumentasi hukumnya argumentasi sosial politiknya akan dijelaskan. Tapi salah ketika warga negara melihat sesuatu yang dia anggap kurang pas lalu melaporkan. Mungkin saja penilaian itu salah tapi di sini negara berkewajiban meluruskannya," papar Kapitra.
"Menginformasikan yang salah itu menjadi yang benar. Atau yang salah dibuat menjadi benar. Apa salahnya?," sambung dia.
Saat ini kata dia, sebagai warga negara yang baik, Rizieq pun memenuhi panggilan dari pihak kepolisian. Dia tak tahu apa yang akan ditanyakan dalam pemeriksaan tersebut.
"Kita sebagai warga negara dipanggil ya datang dulu dong. Apa yang mau diperiksa apa yang mau ditanya. Kalau sudah datang sudah diperiksa sudah tau peta permasalahannya. Kan sekarang enggak tahu petanya," tutup dia.
Baca juga:
BI tegaskan tudingan Rieziq soal palu arit di uang baru tak benar
Keberanian Kapolda Metro Jaya lawan FPI sampai sebut ormas intoleran
Penjelasan bos BI soal Rupiah baru muat gambar mirip palu dan arit
Habib Rizieq dipolisikan atas isu hoax palu arit di uang rupiah
Rizieq: Saya memberikan warning ke bangsa tentang kebangkitan PKI