Penerbit \'Konspirasi SBY-Bakrie\' bantah cari sensasi
Ali Azhar Akbar, penulis 'Konspirasi SBY-Bakrie' dikabarkan menghilang sejak Rabu (20/6) lalu.
Ali Azhar Akbar, penulis 'Konspirasi SBY-Bakrie' dikabarkan menghilang sejak Rabu (20/6) lalu. Direktur Penerbit Indo Petro Publishing Kusairi, mengaskan hilangnya Ali bukanlah sensasi belaka, melainkan fakta yang benar-benar terjadi.
"Ini bukan promosi buku, kita tidak mungkin mengkhianati publik. Saya terakhir kontak itu Selasa lalu untuk menyiapkan acara bedah buku, tapi ternyata esok harinya kita sudah hilang kontak," kata Kusairi, di ITB, Jalan Ganecha, Bandung, Jumat (22/6).
Sebelum menggelar bedah buku di Bandung, tim penerbit sudah menggelar di tempat lain yakni di Universitas Nasional Jakarta pada 29 Mei 2012 dan UGM Yogyakarta pada 7 Juni. "Kita tidak mungkin mengkhianati publik. Karena selama ini buku ini kita roadshow, bukan sengaja kita uji di kampus agar bisa dibedah secara ilmiah," ujarnya.
Dia memaparkan, buku setebal 449 Halaman itu berisikan data-data yang belum pernah terpublikasikan kepada publik terkait lapindo. "Maka dari itu, sangat aneh sekali jika (menghilangnya penulis) ini dikatakan promosi," tandasnya.
Saat ini pihaknya belum melaporkan ke pihak berwajib. "Kita koordinasi dengan keluarga. Jika indikasi jelas, dan nyata baru langkah hukumnya akan kita tempuh," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Ali Azhar Akbar, penulis buku 'Konspirasi SBY-Bakrie' dikabarkan menghilang sejak Rabu (20/6) lalu. Padahal dia dijadwalkan hadir dalam acara bedah buku yang dilakukan di kampus Institut Teknologi Bandung (ITB).
Namun acara itu batal. Penulis buku tak menampakkan diri, juga tidak ada kabar darinya. Disebut-sebut, penulis memang sering mendapatkan teror usai menerbitkan buku itu.(mdk/tts)