LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

'Pendidikan Karakter Harus Jadi Prioritas Utama Pemerintah'

Sistem pendidikan di Indonesia perlu diperbaiki. Langkah ini harus dilakukan untuk membangun generasi bangsa. Tak hanya pemerintah peran serta masyarakat juga diperlukan.

2019-03-03 11:07:25
Pendidikan
Advertisement

Sistem pendidikan di Indonesia perlu diperbaiki. Langkah ini harus dilakukan untuk membangun generasi bangsa. Tak hanya pemerintah peran serta masyarakat juga diperlukan.

"Pendidikan karakter harus menjadi program prioritas utama pemerintah dan kebijakan itu harus terbaca dalam kurikulum di semua level pendidikan mulai Taman Kanak-Kanak (TK) sampai Perguruan Tinggi (PT)," ujar Sekjen Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) Siti Musdah Mulia dalam keterangannya, Minggu (3/3).

Menurut Musdah, untuk menanamkan pendidikan karakter harus dimulai dari pendidikan calon orang tua (parenting education). Artinya, para calon orang tua harus mendapatkan bimbingan intensif bagaimana mendidik anak di masa serba digital seperti sekarang ini. Mereka juga harus diberi wawasan kebangsaan dan pendidikan agama yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Advertisement

"Pendidikan sekolah harus lebih kuat membangun aspek karakter dengan mengutamakan nilai-nilai, bukan mengajarkan teori semata," tutur Dosen UIN Syarif Hidayatullah ini.

Ia menjelaskan, harus ada upaya melakukan seleksi ketat terhadap konten media, terutama di media sosial (medsos), agar peserta didik tidak begitu saja mendapatkan konten-konten dari medsos. Para tokoh juga harus mengutamakan nilai-nilai Pancasila dan sejalan dengan prinsip hak asasi manusia (HAM).

Musdah juga menyarankan, selain pendidikan karakter sejak kecil, masyarakat sipil khususnya pemuda dan remaja juga perlu diberikan pendidikan politik yang berorientasi nilai-nilai spiritual yang humanis dan pluralistik. Selanjutnya, para pemimpin agama harus didorong untuk mensosialisasikan interpretasi agama yang akomodatif terhadap nilai-nilai Pancasila dan kemanusiaan, serta menolak semua bentuk diskriminasi, eksploitasi dan kekerasan.

Advertisement

"Kalau itu dijalankan dengan baik, kita akan memiliki generasi bangsa yang beradab dan berkualitas," pungkasnya.

Baca juga:
Kemendikbud Diminta Gunakan Guru Honorer Ketimbang Gaet TNI Aktif
Mendikbud Sebut Tujuan PAUD Mengurai Bobroknya Pendidikan Tempo Dulu
Pertukaran Pelajar, Mahasiswa UMM Meninggal di Spanyol
Mendikbud: Tidak Semua Pungutan Sekolah Disebut Pungli, Ada yang Resmi
Ratusan Pelajar Brunei Tertarik Kuliah di Indonesia

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.