LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pencarian Santri Langitan tenggelam di Bengawan Solo terus dilakukan

Pencarian santri Langitan tenggelam di Bengawan Solo terus dilakukan. Kepala BPBD Jawa Timur, Sudarmawan, mengatakan sejumlah relawan di daerah terdekat juga dikerahkan melakukan pencarian. Tak hanya itu, puluhan santri Langitan juga turut mencari rekan-rekannya yang belum ditemukan.

2016-10-08 17:01:00
Tewas Tenggelam
Advertisement

Sebanyak 25 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Langitan, Tuban, Jawa Timur tenggelam di Bengawan Solo, Jumat kemarin hingga saat ini. Tujuh di antaranya belum ditemukan hingga hari ini.

Proses pencarian masih terus dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur. Kepala BPBD Jawa Timur, Sudarmawan, mengatakan sejumlah relawan di daerah terdekat juga dikerahkan melakukan pencarian.

"Kami juga sudah koordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti BPBD Tuban, polres dan polsek setempat, Pondok Langitan dan Kelurahan Babat (Lamongan) serta melakukan koordinasi dengan posko yang ada di Widang, Tuban," kata Sudarmawan, Sabtu (8/10).

Proses pencarian kini melibatkan enam personel BPBD Jawa Timur, lima personel BPBD Gresik, 16 personel BPBD Tuban, 10 personel BPBD, 10 personel BPBD Bojonegoro, Basarnas dan dua Tim SAR Surabaya yang terdiri dari 12 personel.

"Kemudian ada Polres Tuban, 15 personel, MDMC RSM Lamongan empat personel. Ada Mahipal Universitas PGRI Ronggolawe ada tiga personel, Pol Air Lamongan, Kodim Tuban, Kodim Lamongan, PMI Tuban, warga Kecamatan Widang, DVI Polda Jatim, RAPI Gresik, Tagana Tuban, serta PKM Widang."

Puluhan santri Langitan juga turut mencari rekan-rekannya. "Lebih dari lima unit perahu karet juga telah kami siapkan untuk melakukan pencarian ini," ucap Sudarmawan.

Seperti diketahui, Jumat kemarin (7/10), sekitar pukul 09.00 WIB, 25 santri Ponpes Langitang hendak ke Pasar Babat, Lamongan. Mereka menyeberang menggunakan perahu melalui Sungai Bengawan Solo.

Sayangnya, karena kelebihan muatan, perahu yang ditumpangi 25 santri ini oleng, lalu tenggelam. 17 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Delapan sisanya belum ditemukan. Dan kini, satu orang sudah ditemukan, tinggal tujuh santri yang masih dalam proses pencarian.

Baca juga:
Disuruh selamatkan foto ayah Kim Jong-un, enam siswa tewas tenggelam
Perahu bawa 25 santri tenggelam di Bengawan Solo, 8 belum ditemukan
Ditabrak kapal tongkang, pemancing ini hilang telan ombak
Tiga hari hanyut di Sungai Bengawan Solo, Alfian ditemukan di Sragen
Mandi di Sungai Brantas, warga temukan mayat Jarwanto mengapung
Main di selokan, Alfian terseret air ke aliran Sungai Bengawan Solo
Terpeleset saat nyari ikan di sungai, Aditya hanyut dan tewas

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.