Pencarian Lion Air Diputuskan Diperpanjang Kembali Atau Tidak Besok
Basarnas belum bisa memastikan apakah pencarian korban Lion Air PK-LQP dengan kode penerbangan JT610 akan diperpanjang kembali atau tidak. Sabtu (10/11) diketahui menjadi hari terakhir perpanjang pencarian korban.
Basarnas belum bisa memastikan apakah pencarian korban Lion Air PK-LQP dengan kode penerbangan JT610 akan diperpanjang kembali atau tidak. Sabtu (10/11) diketahui menjadi hari terakhir perpanjang pencarian korban.
"Jadi besok kita akan tetap melaksanakan pencarian, penyelaman yang di atas permukaan, tetapi untuk perpanjangan nanti kita akan laksanakan evaluasi dan analisa. Sehingga besok siang atau sore baru ada keputusan," kata Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Nugroho Budi Wiryanto di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (9/11).
Selain itu, untuk pencarian pada hari ini Basarnas mendapat satu kantung jenazah yang diperoleh pada pagi hari di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.
"Hari ini kita hanya menemukan satu kantong jenazah saja tadi pagi jam 10, sudah kita kirimkan ke sini (JICT2) kita serahkan ke tim DVI dari Polri," ujarnya.
"Kemudian yang di permukaan yang di Tanjung Pakis juga tetap melaksanakan pencarian baik di atas permukaan maupun di daratan. Hari ini juga kosong juga yang di Tanjung Pakis, nihil juga," tambahnya.
Selain itu, untuk pola pencarian korban Lion Air besok hari masih sama dengan sebelumnya, yakni di permukaan perairan Tanjung Karawang dan pesisir Tanjung Pakis.
"Kemudian kegiatan besok kita akan melanjutkan kegiatan penyelaman, di dasar, di TKP. Itu kita mulai pagi seperti biasa jam 7.00 di radius yang sama. Untuk meyakinkan bahwa di situ sudah tidak ada korban. Kita harapkan diyakinkan sekali lagi. Semaksimal mungkin kita yakinkan, kemudian juga di permukaan maupun di daratan. Kita tetap akan mencari baik ke kanan maupun ke kiri, di radius 20 km yang di daratan, di pinggir pantai," jelasnya.
"Kemudian kita juga membantu KNKT apabila dia membutuhkan kita untuk menyelam. Kita membantu kita akan perbantukan personel-personel kita untuk membantu KNKT. Tetapi saat ini tadi belum didapatkan yang ping locator itu," sambungnya.
Baca juga:
KNKT: CVR Lion Air penting ditemukan karena kaitan masalah human error
KNKT datangkan 2 alat canggih dari Amerika Serikat cari CVR Lion Air
Keluarga korban Lion Air diteror orang tak dikenal mengaku anggota DVI Polri
Hari ke-12, Basarnas kerahkan 220 personel cari korban Lion Air & CVR
'Mau terbang terus' pamitan terakhir Mery Yulyanda, pramugari Lion Air jatuh
KNKT tegaskan fokus cari black box CVR Lion Air, bukan korban