Penarikan sumbangan peduli Palu di tepi jalan di Makassar akan ditertibkan
Penarikan sumbangan peduli Palu di tepi jalan di Makassar akan ditertibkan. Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menyikapi fenomena ini. Dia menegaskan akan menertibkan hal tersebut karena pertanggungjawaban dananya tidak jelas.
Menyusul bencana alam di beberapa daerah di wilayah Sulawesi Tengah, warga Sulsel khususnya di Makassar antusias menunjukkan empatinya. Antara lain tumpah di pinggir-pinggir jalan khususnya di sisi lampu merah.
Mereka meminta sumbangan ke para pengguna jalan bermodal dus bekas bertuliskan peduli Palu. Mereka turun atas nama komunitas, sekolah dan kampus. Karena kerap di tengah jalan saat traffick light telah menunjukkan lampu hijau, macet pun tak terhindarkan.
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menyikapi fenomena ini. Dia menegaskan akan menertibkan hal tersebut karena pertanggungjawaban dananya tidak jelas.
"Semua mau ditertibkan karena itu enggak benar, tidak tahu juga cara penanggungjawabannya seperti apa. Ini sudah bicara dengan Kapolda Sulsel untuk menginstruksikan ke jajaran polres-polresnya, tertibkan semua itu yang di jalan," kata Nurdin Abdullah.
Sementara itu, Wakapolrestabes Makassar, AKBP Hotman CF Sirait mengatakan, pihaknya telah menerima instruksi itu dan telah diinfokan ke polsek jajaran dan Satlantas Makassar untuk segera menertibkan.
Hanya saja, kata Hotman, ketika petugas tidak ada di lokasi mereka dari penarik sumbangan itu muncul kembali. Bahkan saat ini kian banyak, mereka juga melaksanakan permintaan sumbangan di tempat-tempat kuliner sepanjang anjungan Pantai Losari.
"Tetap akan dikerjasamakan untuk persoalan tersebut secara bersama-sama instansi terkait untuk ditertibkan itu," kata Hotman CF Sirait, di Mapolrestabes Makassar, Jumat (5/10).
Baca juga:
Menko Polhukam pastikan aparat pemda turun langsung tangani korban gempa dan tsunami
Jumat pagi, Wapres JK bertolak ke Palu
Geliat pasar tradisional Palu yang kembali beroperasi
Hitungan sementara BNPB, kerugian akibat gempa dan tsunami Sulteng capai Rp 10 T
Warga Korsel diduga masih terjebak di reruntuhan gempa Palu
11 Truk hingga 9 motor trail dari Kaltim bawa bantuan korban gempa & tsunami Sulteng
Nestapa Desa Wani Dua, dekat Pelabuhan Pantoloan tapi tak kebagian logistik