LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pemudik yang Nekat Pulang ke Solo akan Dijemput dan Dikarantina

Menurut dia, Dishub sudah menyiapkan sejumlah armada untuk penjemputan di terminal maupun stasiun. Seperti diketahui, Kota Solo memiliki 2 stasiun kereta api besar dan satu terminal. Yakni Solo Balapan dan Purwosari serta terminal tipe A Tirtonadi.

2021-05-06 15:39:58
Larangan Mudik
Advertisement

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan akan menjemput para pemudik yang nekat masuk ke kota, mulai hari ini hingga 17 Mei, saat larangan mudik diberlakukan pemerintah. Mereka akan dibawa ke tempat karantina di Solo Techno Park (STP) Jebres.

"Nanti dijemput sama Dishub (Dinas Perhubungan). Mekanismenya hampir sama kayak tahun lalu," ujar Gibran, Kamis (6/5).

Menurut dia, Dishub sudah menyiapkan sejumlah armada untuk penjemputan di terminal maupun stasiun. Seperti diketahui, Kota Solo memiliki 2 stasiun kereta api besar dan satu terminal. Yakni Solo Balapan dan Purwosari serta terminal tipe A Tirtonadi.

Advertisement

"Sudah disiapkan Pak Hari (Kepala Dishub Solo, Hari Prihatno). Nanti ada semua (di stasiun dan terminal), disiapin bus," jelasnya.

Selain stasiun dan terminal, lanjut Gibran, pihaknya juga menyediakan armada penjemput di 5 lokasi penyekatan atau po pengamanan. Yakni di Tugu Makutho Karangasem, Simpang 7 Palang Joglo Kadipiro, Jurug Jebres, Faroka Jajar dan keluar pintu tol Banyuanyar.

"Tempat-tempat penyekatan itu juga ada antar jemputnya. Harus pro aktif lah, ngirim ke sana," katanya.

Advertisement

Gibran mengatakan, para pemudik yang terjaring penyekatan nantinya akan dikarantina selama 5 hari. Namun ia belum mengetahui apakah lokasi karantina di STP sudah terisi atau belum. Ia juga menyampaikan jika di kelurahan-kelurahan saat ini belum banyak yang mengajukan SIKM (Surat Izin Keluar Masuk) untuk perjalanan mudik. Ia berharap masyarakat bisa menahan diri untuk mudik.

Terkait pemudik yang mencuri start atau datang sebelum tanggal 6 Mei, Gibran memgaku sudah memiliki data. Jogo Tonggo, lanjut dia, juga sudah melakukan pemantauan.

"Yang curi start sudah kita data semua. Aman pokoknya. Yang dijemput ya yang mulai tanggal 6 Mei," tutup dia.

Baca juga:
Terciduk Petugas, Truk Bawa Belasan Pemudik Dipaksa Putar Balik di Jalinsum
Polisi Buka Tutup Tol Cikarang Usai Aksi Protes Pekerja
Sepinya Stasiun Pasar Senen di Tengah Larangan Mudik
Dikira Pemudik, Pengendara di Palembang Ngaku Dimintai Petugas Rp100 Ribu
Kapolda Jabar: Titik Krusial Penyekatan Mudik di Karawang
Pintu Masuk Pekanbaru Ditutup Hingga 17 Mei

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.