Pemudik mulai meningkat, KAI siapkan kereta sleeper
PT Kereta Api Indonesia akan mengoperasikan empat kereta sleeper selama arus mudik Lebaran 1439 Hijriyah yang dimulai pada Jumat (8/6). Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro mengungkapkan, empat rangkaian kereta api sleeper akan dioperasikan untuk melayani pemudik dari arah Jakarta dan sekitarnya menuju jalur Pantura.
PT Kereta Api Indonesia akan mengoperasikan empat kereta sleeper selama arus mudik Lebaran 1439 Hijriyah yang dimulai pada Jumat (8/6). Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro mengungkapkan, empat rangkaian kereta api sleeper akan dioperasikan untuk melayani pemudik dari arah Jakarta dan sekitarnya menuju jalur Pantura.
Kereta sleeper mengakomodir pemudik yang ingin beristirahat lebih lama selama menempuh perjalanan pulang kampung.
"Di dalam kereta sleeper ini kita sediakan tempat agar bisa tidur dengan leluasa. Kereta sleeper akan beroperasi dengan empat rangkaian gerbong," tuturnya saat meninjau arus mudik di Stasiun Tawang Semarang.
Dia mengatakan KA sleeper akan dioperasikan sebelum lebaran. Perjalanan kereta itu akan mengambil jurusan jarak jauh dimulai dari Jakarta menuju ruas perlintasan jalur Pantura.
"Baru empat gerbong sleeper yang dijalankan, kita akan lihat apakah kereta itu diminati masyarakat selama lebaran. Makanya sebelum lebaran kita coba jalankan dulu yang melewati Pantura termasuk Semarang," katanya.
Saat meninjau arus mudik, Edi memperkirakan hari ini akan terjadi lonjakan penumpang kereta di Semarang. Sebabnya, jumlah penumpang kereta dari Stasiun Gambir dan Senen Jakarta mulai meningkat.
Bila di Gambir biasanya hanya ada 7.000-8.000 penumpang, saat ini telah mencapai 19 ribu. Kondisi Stasiun Senen juga sama. Dari semula hanya ada 8.000 penumpang, hari ini penumpang kereta yang berangkat meningkat 24 ribu penumpang.
"Maka arus mudik hari ini lumayan tinggi. Saya cek sendiri, turun di Cirebon dan Semarang untuk antisipasi kedatangan penumpang kereta Cirebon dan Semarang untuk antisipasi kedatangan pemudik," terangnya.
Di Daop 4, terangnya terdapat 118 kereta api. Pihak Daop juga sudah menyiapkan empat personel K9. Daerah rawan longsor terpantau ada lima titik. Edi telah menginstruksikan akan dilakukan penanggulangan titik longsor dengan mengerahkan para petugas ekstra. "Untuk titik rawan longsornya berada di pinggir laut," ujarnya.
Dia mengungkapkan secara umum pemudik Lebaran tahun ini naik 3,5 persen dari 2017 lalu. "Peningkatan penumpang kereta kan tergantung banyaknya kursi yang disediakan. Nah kali ini kita tambah gerbongnya," tandasnya.
Baca juga:
Sepekan jelang lebaran, 14.000 pemudik padati Stasiun Gambir
Mudik, lonjakan penumpang di Stasiun Senen diprediksi capai 25.000
PT KAI bagikan takjil, makanan buka puasa dan sahur gratis untuk pengguna jasa
KAI berangkatkan peserta mudik gratis di Stasiun Senen
Menteri Rini lepas mudik gratis KAI di Stasiun Pasar Senen
Masih ada 500 titik rawan banjir & longsor di jalur mudik kereta api