LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pemuda Muhammadiyah Gelar Aksi Beri Dukungan ke KPU

"Kami siap mendukung KPU secara konstitusional,"

2019-05-06 11:22:31
Muhammadiyah
Advertisement

Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah menggelar aksi di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Aksi itu bertujuan untuk memberikan dukungan moril kepada KPU.

Aksi berlangsung sejak pukul 10.00 tepat di depan gerbang kantor KPU, Jakarta Pusat. Pantauan di lokasi, puluhan massa membentang spanduk 'Kami bersama KPU'.

"Kami siap mendukung KPU secara konstitusional," ucap orator dalam orasinya, Senin (6/5).

Advertisement

PP Pemuda Muhammadiyah menilai dugaan pelanggaran Pemilu murni kesalahan teknis dan oknum petugas. Mereka berpendapat tudingan kecurangan untuk mendelegitimasi penyelenggaraan pemilu.

Hal itu, kata mereka, bertentangan dengan demokrasi. PP Muhammadiyah juga mengecam upaya provokasi masyarakat berupa people power.

"Apalagi mengarah pada upaya people power yang justru akan memprovokasi masyarakat untuk menolak hasil pemilu yang sudah sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang ada," ujar orator.

Advertisement

Pemuda Muhammadiyah memberikan lima pernyataan sikap kepada KPU:

1. Ikut berduka atas wafatnya penyelenggara Pemilu yang menjalankan tugas negara dan mendoakan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

2. Pemuda Muhammadiyah mengapresiasi kinerja penyelenggara Pemilu naik KPU dan Bawaslu yang telah bekerja keras dalam memastikan terlaksananya Pemilu dengan baik.

3. Mendukung KPU dan Bawaslu untuk tetap Istiqomah menyelesaikan proses yang sedang berjalan sampai waktu yang sudah ditentukan.

4. Mengimbau kepada semua komponen masyarakat untuk bersabar menunggu hasil penghitungan suara secara resmi.

5. Mengimbau kepada semua pihak yang tidak puas dengan hasil Pemilu untuk menempuh jalur konstitusional dan tidak perlu melakukan tindakan di luar mekanisme hukum yang dapat memancing emosi masyarakat dan mendelegitimasi penyelenggara.

Baca juga:
Polisi Amankan Daihatsu Sigra Berisi Ribuan Formulir C1 Palsu di Menteng
Penjelasan KPU Lambatnya Rekapitulasi Suara Luar Negeri
Gelembungkan Suara Caleg Petahana, 2 Anggota PPK di Riau Dipecat
Ramadan Usai Pemilu, MUI Ingatkan Saling Mengendalikan Diri
Jokowi Dapat Ucapan Selamat Pemilu Indonesia Berjalan Demokratis dari PM Australia

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.