LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pemprov Kaltim Datangkan 14,5 Ton APD Senilai Rp9,5 M

Isran merinci, alat kesehatan sebagai APD itu antara lain adalah pakaian kerja seperti baju hazmat, hingga hand sanitizer, yang akan didistribusikan ke 10 kabupaten dan kota di Kaltim.

2020-12-18 01:01:00
Covid-19
Advertisement

Pemprov Kalimantan Timur hari ini kedatangan 14,5 ton alat pelindung diri (APD), yang dikirim dari Jakarta. Beragam APD itu, bersumber dari pengadaan dana tidak terduga APBD Kalimantan Timur senilai Rp9,5 miliar.

Belasan ton APD itu, diangkut menggunakan kargo pesawat Air Asia Airbus A320 bernomor penerbangan QZ-981 beregistrasi PK-AZN dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK), dan mendarat di Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda (AAP), sekira pukul 10.21 Wita.

"Ini adalah alat kesehatan, berkaitan dengan penanggulangan Covid-19," kata Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, ditemui di Bandara APT Pranoto Samarinda, Kamis (17/12).

Advertisement

Isran merinci, alat kesehatan sebagai APD itu antara lain adalah pakaian kerja seperti baju hazmat, hingga hand sanitizer, yang akan didistribusikan ke 10 kabupaten dan kota di Kaltim.

"Yang membawa kargo alat kesehatan ini, kontrak dengan Air Asia. Semua (kabupaten dan kota) yang memerlukan, kita distribusikan. Akan ada lagi penerbangan ke Samarinda membawa (kargo) yang sama," ujar Isran.

Masih dijelaskan Isran, alat kesehatan yang diadakan Pemprov Kaltim, bersumber dari APBD Provinsi Kaltim. "Ini pengadaan dari dana tidak terduga, nilainya Rp 9,5 miliar," terang Isran.

Advertisement

Sementara, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bandara APT Pranoto Dwi Muji Raharjo menerangkan, kargo alat kesehatan itu, sementara ditampung di terminal kargo, sesuai pengajuan BPBD Provinsi Kaltim, sebagai bagian Satgas Covid-19.

"Kemarin, BPBD bersurat. Sementara, karena gudang terbatas, maka penyimpanan sementara di hanggar," demikian Muji.

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.