Pemprov Jatim terjunkan 1.174 personel untuk normalisasi Pacitan
Gus Ipul menerangkan, kalau saat ini, pihak BPBD Jawa Timur telah menyalurkan bantuan selimut, sarung, paket sandang, peralatan kesehatan, seragam sekolah, lampu emergency, jerigen lipat, dan 7 unit perahu karet.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, upaya pemulihan di Pacitan saat ini sudah ditunjuk, yaitu Kodim Pacitan sebagai pengendali utama. Pasalnya musibah tanah longsor dan banjir sudah terjadi sejak 27 November lalu.
"Target pertama mencari korban yang belum ditemukan serta membuka akses jalan yang terputus," katanya, Jumat (1/12).
Setidaknya saat ini, kata Gus Ipul, sudah ada 1.174 personel gabungan, baik itu TNI, Polri, Tagana, PMI, BPBD, TimSAR dan tim relawan telah bekerja siang-malam. Sehingga normalisasi bisa segera terwujud.
Kembali Gus Ipul menerangkan, kalau saat ini, pihak BPBD Jawa Timur telah menyalurkan bantuan selimut, sarung, paket sandang, peralatan kesehatan, seragam sekolah, lampu emergency, jerigen lipat, dan 7 unit perahu karet.
Pun begitu dengan Dinas Sosial Jawa Timur, juga memberi bantuan seperti lauk pauk dan matras. Sedangkan Dinas Kesehatan memberi bantuan perahu karet, makanan penambah air susu ibu, makanan untuk anak-anak, polybag, kaporit dan paket obat-obatan, serta kebutuhan lainnya. Sementara Dinas PU memberikan bantuan 2 unit alat berat.
Saat ini, banjir yang mengepung tanah kelahiran mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu sudah mulai surut. "Alhamdulillah hari ini banjir sudah surut. Tinggal sisa-sisa lumpur yang perlu cepat dibersihkan sehingga Pacitan bisa pulih kembali," tandasnya.
Baca juga:
Korban bencana alam di Pacitan bertambah jadi 20 orang
Cuaca ekstrem, Gunung Gede Pangrango ditutup untuk pendakian
Tanggul pantai jebol, ratusan warga Pekalongan mengungsi
8.967 Warga DIY terdampak bencana Siklon Tropis Cempaka
Penyeberangan Merak - Bakauheni ditutup karena cuaca buruk
Pohon beringin keramat Sumber Tiri kembali tumbang, timpa empat rumah dan warung