Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan sebanyak 2.843 kesempatan kerja melalui Program Padat Karya yang akan berlangsung sepanjang tahun 2026.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah membuka 2.843 lowongan kerja melalui Program Padat Karya yang direncanakan berlangsung sepanjang tahun 2026. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa program ini berfungsi sebagai bantalan sosial jangka pendek untuk membantu masyarakat menghadapi dinamika ekonomi yang sedang berlangsung.
"Kami membuka program padat karya ini sebagai bantalan sosial jangka pendek agar masyarakat tetap bisa bekerja dan memperoleh penghasilan," ujarnya di Jakarta, sebagaimana dikutip pada Kamis (18/6/2026).
Peserta yang terlibat dalam program ini akan mendapatkan upah yang setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta, yang diperkirakan sekitar Rp 5,7 juta per bulan. Untuk mendaftar, syarat utama yang harus dipenuhi adalah memiliki KTP DKI Jakarta. Di sisi lain, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, menyatakan bahwa program ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesempatan kerja yang lebih inklusif dan tepat sasaran.
"Melalui Program Padat Karya, kita tidak hanya membuka kesempatan kerja, tetapi juga memastikan bantuan ini benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan, sehingga dapat membantu mengurangi pengangguran dan mendorong perputaran ekonomi di tingkat kelurahan dan RW," ungkap Chico.
Berikut adalah beberapa imbauan untuk warga yang disusun dalam kalimat efektif: 1. Mohon jaga kebersihan lingkungan sekitar. 2. Diharapkan semua warga menggunakan masker saat keluar rumah. 3. Mari kita patuhi protokol kesehatan demi keselamatan bersama. 4. Silakan laporkan jika menemukan potensi bahaya di lingkungan. 5. Ayo tingkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. 6. Harap tidak membuang sampah sembarangan di area publik. 7. Mari kita ciptakan lingkungan yang aman dan nyaman untuk semua. 8. Diharapkan semua warga aktif berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong. 9. Mohon untuk tidak merokok di tempat umum demi kenyamanan orang lain. 10. Ayo jaga jarak fisik saat berinteraksi dengan orang lain. Semoga imbauan ini dapat membantu meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga
Chico menjelaskan bahwa program ini melibatkan berbagai perangkat daerah, termasuk Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, serta perangkat kelurahan dan unit teknis lainnya. "Masyarakat dapat mendaftar secara daring atau offline melalui laman resmi milik Pemprov DKI Jakarta di www.jakarta.go.id/padat-karya," ujarnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mengimbau kepada warga untuk hanya mengakses informasi dari saluran resmi pemerintah dan tidak mempercayai berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. "Kami mengajak seluruh warga Jakarta untuk mendukung program ini. Bersama-sama, kita bangun Jakarta yang lebih kuat dan inklusif," tambah Chico.
Rincian Posisi yang Tersedia
Berikut adalah rincian posisi yang tersedia untuk diisi:
Pertama, Dinas Bina Marga membuka beberapa posisi. Di antaranya adalah petugas lalu lintas (flagman) yang akan bekerja selama 41 hari, mulai dari 1 Juli hingga 10 Agustus 2026, dengan batas pendaftaran hingga 25 Juni 2026. Selain itu, ada juga posisi petugas pembangunan JPO yang akan bertugas dari 1 Juli hingga 30 September 2026, dengan pendaftaran yang ditutup pada 26 Juni 2026.
Kemudian, Dinas Sumber Daya Air juga membuka lowongan untuk petugas keamanan dan pekerja lapangan. Kedua posisi ini akan dimulai pada 1 Juli hingga 30 September 2026, dengan pendaftaran ditutup pada 26 Juni 2026. Selanjutnya, Sudin SDA Jakarta Barat mencari pekerja administrasi yang juga akan bekerja pada periode yang sama, yaitu 1 Juli hingga 30 September 2026, dengan pendaftaran yang berakhir pada 26 Juni 2026.
Selain itu, Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat juga membuka beberapa posisi, seperti administrasi, mandor, tukang listrik, kenek, dan pengawas. Seluruh posisi ini akan bekerja dalam periode yang sama, yaitu 1 Juli hingga 30 September 2026, dan pendaftaran ditutup pada 26 Juni 2026. Terakhir, Unit Pengelola Penyelidikan, Pengujian, dan Pengukuran Bina Marga membutuhkan jasa tenaga tukang gali untuk layanan pengujian sondir, yang akan berlangsung dari 1 Oktober hingga 30 November 2026, dengan batas pendaftaran hingga 1 Oktober 2026.