Pemprov Bali Akui Kunjungan Wisatawan Menurun karena Harga Tiket Pesawat Mahal
Wakil Gubernur (Wagub) Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menanggapi hal tersebut. Bahwa untuk menurunkan harga tiket pesawat, sudah dijanjikan oleh pemerintah setelah usai Pemilihan Presiden (Pilpres).
Harga tiket pesawat di Indonesia sampai saat ini dirasa mahal. Hal tersebut berimbas kunjungan wisatawan domestik ke Pulau Bali menurun.
Wakil Gubernur (Wagub) Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menanggapi hal tersebut. Bahwa untuk menurunkan harga tiket pesawat, sudah dijanjikan oleh pemerintah setelah usai Pemilihan Presiden (Pilpres).
"Itu sudah dijanjikan katanya habis Pilpres akan ditindak tegas. Iya mudah-mudahanlah Menteri Perhubungan sudah begitu sedemikian rupa dan mudah-mudahan nanti ada penyelesaian. Tapi memang kita merasakan," ucapnya saat ditemui di ruang rapat Bali Tourism Board (BTB) di Renon Denpasar, Bali, Kamis (2/5) sore.
Namun menurut Cok Ace, apa yang dirasakan oleh Bali masih lebih baik. Ketimbang daerah lain yang tingkat okupansinya menurun sampai 40 dan 60 persen.
"Tapi apa yang dirasakan oleh Bali sebenarnya masih lebih bagus. Dari pada daerah-daerah lain. Penurunan okupansinya sampai 40 dan 60 persen. Kita di sini (turun) hampir 20 persen pasar domestik kita," ujarnya.
Baca juga:
Cari Solusi Mahalnya Tiket Pesawat, Menhub Budi Konsultasi Pada KPPU
Menko Darmin soal Inflasi: Impor Bawang Putih Terlambat dan Tiket Pesawat Masih Mahal
BPS: Tiket Pesawat Mahal Buat Tingkat Hunian Hotel Turun
BPS: Tiket Pesawat Hingga Bawang Putih Sumbang Inflasi Sepanjang April 2019
Pertamina Catat Penurunan Penjualan Avtur Akibat Tiket Pesawat Mahal
Darmin Soal Ambil Alih Masalah Tiket Pesawat: Kemenhub Bilang Penyelesaiannya Sulit